DI 17032023
Wahyu 22:11
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”
Berhadapan dgn org yabg sebentar baik dan sebentar jahat memang menyulitkan kita utk bersikap, mau diapakan orang semacam itu, dan ini membuat kita sedikit merasa serba salah.
Ayat ini ada di dalam pasal terakhir dr kitab Wahyu, sebuah pesan langsung dr Tuhan utk org-org yang hidup di akhir zaman, mulai dr sejak penglihatan rasul Yohanes ini ditulis hingga akhir dr akhir zaman nantinya. Yang hrs kita perhatikan adalah arah dr hidup kita ini, ke arah surga atau neraka? Kalau ke arah neraka, teruslah berbuat yg jahat, salah, najis dan semua yg menentang firman Tuhan, tapi kalau memutuskan utk ke arah surga, harus terus berbuat yg benar, kudus dan semua yg baik sesuai dgn kebenaran firman Tuhan. Ini suatu pilihan hidup yang terpenting di antara sekian pilihan hidup lainnya yg juga penting, kalau urusan yg lain berkaitan dgn hidup kita selama di dunia, tp pilihan hidup terpenting ini berkaitan dgn kehidupan kekal kita stlah hidup kita di dunia ini berakhir. Pertobatan memang diperlukan, tp ingat bhw biasanya pertobatan yg terjd adalah pertobatan dlm hal tertentu, ada satu pertobatan yg sangat Tuhan nantikan yaitu pertobatan menyeluruh dlm arti dlm setiap aspek hidup kita, tdk lagi bertentangan dgn firman Tuhan.
Anak kalau masih kecil berbuat salah, masih bs ditoleransi karena kegemasan yg anak itu miliki, bs membuat hati orgtuanya luluh dan tdk jadi begitu marah, tapi makin bertambah umur dan dewasa, kesalahan anak tidak lagi bs ditutupi dgn kegemasannya, orgtua akan bersikap lebih tegas, bahkan sampai dengan bersikap mengusir atau tidak mengakuinya lagi sbg anak. Sikap kita pd teman yg seperti itu juga mgkin akan sama, kita memutuskan tali pertemanan dan memilih tdk mau untuk bertemu dan berkomunikasi lagi karena kita merasa perasaan kita dipermainkan dengan sikap dan perbuatannya yg kadang baik tapi kadang jahat jg. Kita yg hidup di akhir zaman ini diingatkan Tuhan dgn ayat di atas, jangan setengah-setengah, jgn berdiri di atas 2 kaki pd tempat yg berbeda, mau masuk surga tp dosa jalan terus, katanya bertobat tapi ulang terus kesalahan yang sama. Jgn permainkan Tuhan, tunjukkan pertobatan dgn hidup yang berkenan di hadapan Tuhan.
Hidup hanya sekali dan sebentar saja dalam dunia ini, jgn salah dlm memilih arah pilihan hidup kita, karena setelah kematian tubuh ini yg ada adalah kehidupan kekal di surga atau di neraka.