Kekayaan Yang Nenyusahkan

DI 25032023

Pengkhotbah 5:13-14 ILT3
Ada kemalangan yang menyedihkan yang telah aku lihat di bawah matahari: kekayaan disimpan oleh pemiliknya untuk menjadi kesengsaraannya.
Kekayaan itu habis oleh urusan yang menyengsarakan; ketika dia mempunyai anak, di tangannya tak ada apa pun lagi.

Kekayaan menjadi kesengsaraan? Bukannya kalau kaya justru membahagiakan hidup dan tidak takut utk kekurangan? Sebenarnya apa yg dilihat oleh penulis ayat ini?

Mari kita perhatikan isi kalimat dari ayatnya: kekayaan disimpan pemiliknya utk menjadi kesengsaraannya, kalau secara logika, orang ini mgkin dulu hidupnya penuh penderitaan, barulah setelah dewasa dan bisa cari uang, dia mengalami perbaikan dlm hal keuangan, tapi dia masih kuatir bhw penderitaannya yg dahulu mgkin akan datang lagi suatu saat, jd dia mencari uang sebanyak-banyaknya dgn tujuan utk antisipasi kalau suatu saat mgkin saja kembali akan menjd org yg miskin, uang disimpan spya bs tetap hidup dan bertahan. Hal ini wajar dan berlaku hampir pd semua pikiran manusia, suatu saat mgkin terjd hal yg tdk terduga dan tabungannya bs menjadi spt ‘benteng’ utk bertahan hidup. Tp dr sudut pandang rohani, kekuatiran bhw suatu saat nanti pasti akan dtg kesengsaraan yg secara perlahan atau tiba-tiba, dianggap sbg pikiran org yg tdk beriman pd Tuhan karena percaya bhw kekayaannyalah yg akan menolong, bkn Tuhan.

Di ayat berikutnya kita temukan satu info yg mengejutkan, bhw kekayaannya habis karna dia hidup sengsara, hingga tidak tersisa lagi saat dia punya anak. Habis oleh urusan yang menyengsarakan, berarti benar yg ada dlm pikiran org ini bhw hidupnya akan selalu bisa mengalami penderitaan dan masa susah, dia yakin ada ‘kutuk’ dlm hidupnya sekalipun dia nantinya banyak uang. Ini beda dgn salah di dalam pengelolaan uang, hidup berfoya-foya, tp apa yg jadi ‘iman’nya, itulah yg benar akan terjd dlm hidupnya. Org yg tdk percaya pada janji Tuhan bs kelihatan sangat religius tapi hatinya lebih percaya pada apa yg dia yakini drpd apa yang Tuhan janjikan dlm hidupnya. Bisa mengingatkan org lain utk tetap kuat & percaya pd janji Tuhan, tp utk dirinya sendiri, dia memilih utk lebih percaya pd pikirannya dan bertindak bkn dgn tuntunan Tuhan, tapi dgn tuntunan suara hatinya sendiri. Kristen tp tdk yakin dgn janji Tuhan, ini suatu hal yg sangat berbahaya dan mengenaskan.

Masa sulit dan penderitaan bs saja datang dgn tiba-tiba, tetap yakin dan percaya bahwa Tuhan tdk akan meninggalkan kita sendirian, jgn bergantung pd kekayaan yg kita miliki.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.