Kebencian Berbalut Cinta

DI 18042023

2 Samuel 13:14-15 ILT3
Namun dia tidak mau mendengarkan perkataannya. Dan Amnon lebih kuat daripada Tamar, lalu ia merendahkannya, serta berbaring dengannya.
Dan Amnon membencinya, dengan suatu kebencian yang sangat besar, sehingga rasa bencinya terhadap Tamar lebih besar daripada rasa cinta kepadanya. Dan Amnon berkata kepadanya, “Bangunlah dan pergilah!”

Cinta, nafsu dan kebencian kadang sulit utk dibedakan, spt dlm kisah Amnon dan Tamar, setelah memaksa Tamar yg adalah saudara tirinya sendiri (satu ayah lain ibu) utk tidur bersama, yg muncul ternyata kebencian.

Dlm dunia pengobatan, bbrpa obat utk anak kecil biasanya diberi rasa tambahan, istilah yg dipakai adalah ‘disalut gula’ bagian luar dr obat ditambah rasa manis supaya rasa pahit dr obatnya sendiri tdk langsung terasa pada saat meminum obatnya. Manis di luar, pahit di dlm, itulah gambaran perasaan Amnon pd Tamar, awalnya ditunjukkan rasa suka tetapi ternyata itu hanya luarnya saja, di dlmnya itu ternyata ada rasa benci. Bisa saja awalnya adalah rasa suka dan cinta, tp karena sebab sesuatu, di samping rasa cinta, mulai timbul rasa benci yg semakin hari semakin besar. Agaknya Amnon bukan hanya sekedar nafsu saja, tp perkosaan itu dia lakukan pd Tamar sbg suatu balas dendam atau sesuatu yang pastinya merusak masa depan Tamar krna saat itu gadis yang hilang keperawanannya sblum menikah akan dihukum. Di sinilah yg hrs kita waspadai: org yg tampaknya begitu menyayangi kita, mengagumi kita, bisa jadi sebenarnya org itu membenci kita dan pny niat jahat yg tersembunyi.

Org yang berakting itu sedang memerankan satu tokoh yg bukan dirinya sendiri, tentu ini beda jika kehidupan org itu sengaja dibuat film biografinya atau dokumenter, bs jadi dia memerankan dirinya sendiri. Menjd bkn diri sendiri itu butuh kemampuan akting yg luar biasa sehingga org yg melihatnya terhanyut dlm karakter tokoh yg diperankannya. Jujur saja, banyak org yg ‘berakting’ di sekitar kita dgn tujuan mereka masing-masing. Mereka yg dgn segala upaya mendekati kita demi bs mendapatkan rasa percaya kita, biasanya itu sangat baik pada kita di awalnya, kelihatan sempurna di mata kita, bahkan bisa menipu kita sehingga kita menjadikan mereka orang kepercayaan kita, soulmate kita, dsbnya. Tp suatu saat mereka akan membuka ‘topeng’ di saat mereka sdh mendapatkan apa yang jadi tujuan mereka dan kita merasa tertipu & merasa bodoh, dan ini sangat menyakitkan hati tentunya.

Masih ada org yg selalu tulus pd kita, namun jgn terlena karena ada org yg bisa berakting begitu tulus tapi kemudian menjalankan akal bulusnya untuk berbuat jahat terhadap kita, berhati-hatilah!

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.