Memanfaatkan Dosa Orang Lain

DI 09052023

Yohanes 8:3, 6 ILT3
Dan para ahli kitab dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang wanita yang telah tertangkap basah dalam perzinaan. Dan setelah menyuruhnya berdiri di tengah-tengah,
Adapun mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka dapat mempersalahkan-Nya. Tetapi sambil membungkuk YESHUA menulis di tanah dengan jari-Nya, seakan tidak memedulikannya.

Perlukah membawa perempuan yg berzinah ini pd Yesus? Bukankah sdh ada hukum yg jelas ttg perzinahan? Di sinilah kita melihat bhw dosa org lain bs dipakai utk tujuan yang menguntungkan seseorg.

Kita tentu tahu istilah ‘panjat sosial’ yg lebih dikenal sbg pansos, seseorg memakai satu isu atau peristiwa utk menaikkan citra diri & supaya namanya dikenal. Misalnya ada satu tokoh masyarakat yg berbuat kesalahan, org lain akan mengomentari dan menyinggung si tokoh ini supaya suasana jadi ‘panas’, lalu menjd bahan perbincangan masyarakat. Yg terjd nantinya adalah si org ini namanya jadi terkenal, diundang stasiun TV dan mendapat keuntungan dr endorse ataupun adsense dr iklan yg muncul di akun medsosnya. Org lain yg punya kasus, dia yg jd terkenal dan dapat banyak uang, terkenal sbg org kepo dan cari ribut sana sini. Dlm kisah dlm ayat ini, sudah jelas bhw kalau kedapatan berzinah, hukum dgn dirajam batu hingga mati, tdk perlu utk Yesus yg ikut menghukumnya, tapi itulah yg terjadi saat itu, para ahli Taurat & org Farisi melakukan ‘pansos’ dgn menjebak Yesus di situasi yg sulit, tujuannya supaya org banyak tidak lagi menjd pengikut ajaran Yesus krna dulunya org banyak itu adalah org yg selalu mendengar pengajaran ahli Taurat & orang Farisi, istilahnya merasa tersaingi.

Tapi mereka melakukan pansos yg akhirnya gagal total dan justru membuat mrka malu & kemudian pergi satu persatu. Salah target yg berakhir dgn makin org mengagumi Yesus. Perempuan itu akhirnya dibiarkan pergi, dia diampuni dosanya dan tdk dihukum. Di sini kita pahami bhw ada 2 aspek dr dosa yang dilakukan yaitu butuh pengampunan dosa & menerima hukumannya. Jadi ada kondisi yg dosanya diampuni tp hukuman tetap harus diterima dan dijalankan, tp ada jg yg seperti perempuan ini, dosanya diampuni dan tidak dihukum. Semua berdasarkan perhitungan Tuhan, apakah hukuman perlu tetap diberi, atau tidak, seandainya tetap diberikan, harus bersyukur karena dosanya diampuni, tdk lagi diperhitungkan oleh Tuhan. Anggaplah kita terima hukuman sbg bagian dr disiplin yang keras, tujuannya baik utk kira. Yang penting adalah jangan berbuat dosa lagi, lebih kuat dlm penguasaan diri.

Jgn pansos dgn keadaan yg sedang org lain hadapi, tapi belajarlah dari apa yang org lain sedang alami, doakan dan tetap jaga hati di dlm segala kewaspadaan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.