Membayar Nazar Pada Tuhan

DI 16052023

Mazmur 116:12-14
Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?
Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN,
akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya.

Dlm situasi yang sangat mendesak, di mana segala apa yg bs kita lakukan tdk bisa untuk menyelesaikan masalah yg ada, harapan kita yg terakhir adalah Tuhan dan kuasa-Nya.

Harapan ini biasanya disertai dgn satu janji atau nazar yg kita janjikan pada Tuhan kalau Dia mau menolong kita dan menyelamatkan kita dr situasi yg sedang kita alami. Alkitab mencatat bnyk peristiwa ttg mereka yg pada saat-saat terendah dlm hidupnya, memohon pertolongan Tuhan dan menjanjikan sesuatu pd Tuhan nantinya. Dlm situasi spt itu, Tuhan bertindak sesuai dg permohonan yg mereka ajukan dan sbg konsekuensinya, nazar harus tetap dibayarkan. Kisah paling menyedihkan adalah ketika Yefta bernazar pd Tuhan, jika menang perang melawan bani Amin di dlm Hakim-Hakim 11:29-40, dia bernazar apa yg pertama keluar dr pintu rumahnya, itu akan menjd kepunyaan Tuhan & dipersembahkan sbg korban bakaran. Ternyata yang pertama keluar dr pintu rumahnya adalah anaknya yg tunggal, anak perempuan satu-satunya, dan Yefta tetap hrs membayar nazarnya sesuai dg apa yg dia janjikan pd Tuhan.

Kalau kita dlm situasi terdesak dan meminta pertolongan Tuhan, bernazar bs saja menjd salah satu pilihan tindakan utk dilakukan, tp ingatlah bhw yang kita nazarkan itu hrs tetap kita bayarkan pd Tuhan, bernazarlah sesuai dgn kemampuan kita. Ketika Tuhan selesai menolong kita, segeralah membayar nazar itu, jgn ditunda apalagi dilupakan. Daud dlm ayat ini berkata bahwa dia akan membayar nazarnya di hadapan semua org, artinya dia sengaja ‘mengikat’ dirinya utk membayarkan nazar itu dan bersaksi ttg perbuatan Tuhan yg ajaib. Apakah kita pernah bernazar pada Tuhan tetapi belum membayarnya? Jangan ditunda lagi, kalau tidak nantinya itu bs saja menghambat berkat Tuhan yg lain untuk kita terima:

Ulangan 23:21
“Apabila engkau bernazar kepada TUHAN, Allahmu, janganlah engkau menunda-nunda memenuhinya, sebab tentulah TUHAN, Allahmu, akan menuntutnya dari padamu, sehingga hal itu menjadi dosa bagimu.

Bernazar dan bayarlah nazar itu sesuai dgn apa yg kita janjikan pd Tuhan, dan ingatlah utk bersaksi ttg perbuatan Tuhan, muliakan Tuhan dengan hidup kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.