DI 30062023
Wahyu 3:18 ILT3
Aku menasihatkan kepadamu supaya membeli dari pada-Ku: emas yang telah dibakar oleh api agar engkau menjadi kaya, dan jubah-jubah putih agar engkau berpakaian dan rasa malu ketelanjanganmu tidak tampak, dan oleskanlah salep pada matamu agar engkau dapat melihat.
Akhir kalimat dr ayat ini sangatlah tegas dan menyentak, jemaat Laodokia yg kaya, namun dlm pandangan Tuhan itu ternyata miskin & buta.
Jd ternyata ada kebutaan secara rohani, ini kita maknai sbg tdk bisa melihat diri sendiri dalam alam roh karena mata rohani ternyata buta. Jemaat Laodokia di alam rohnya ialah jemaat yang malang, menyedihkan, miskin, buta dan telanjang. Org yg kaya di dunia ini belum tentu kaya dlm pandangan Tuhan, ini karena alam roh itu berbeda dgn alam tubuh jasmani kita, jadi mata jasmani tdk bisa kita gunakan utk melihat kondisi kita di alam roh karena kedua jenis alam ini berbeda. Dr ayat ini kita diajari utk tidak membanggakan diri dgn hal-hal atau benda yg duniawi sifatnya, karena di alam roh, semuanya itu tidaklah bernilai sama sekali. Harta hanya bs sampai di peti mati dan kuburan kita saja, dlm alam roh, harta duniawi tdk berguna sama sekali. Di alam jasmani seseorg mgkin berpakaian sangat mahal, tp di alam roh bs jadi mereka itu ternyata telanjang. Jadi kita jangan buta mata rohani kita.
Alam roh jgn diartikan sempit dgn alam yang kalau bs kita lihat berisi setan, roh jahat dan penghuni surga, tp alam roh itu jg keadaan diri kita yg sesungguhnya di hadapan Tuhan. Di surga nanti, kita diingatkan utk memiliki 3 hal yaitu: emas surgawi, jubah-jubah putih & salep utk melumas mata rohani kita supaya dpt melihat. Penghuni surga hrs punya emas supaya menjd kaya, emas yg dimurnikan ini bukan emas dunia, tp suatu proses hidup yg kita jalani dan hrs membayar harganya spya kita didapati berkenan di hadapan Tuhan, ini spt proses jual beli, bayar harganya maka itu bs menjd milik kita. Di surga tidak boleh ada yg telanjang, hrs berpakaian jubah putih, ini artinya perbuatan benar kita sbg org kudus, ini spt yang dijelaskan dlm Wahyu 18. Mata rohani kitapun jgn buta, dioleskan salep utk bs melihat, salep ini tentu saja salep yg ada dlm alam roh, yg dari Tuhan. Di surga tidak ada org cacat, semuanya sempurna.
Mengejar kebutuhan hidup di dunia memang perlu, tp ingatlah bhw hidup ini bukan saja di dunia fana ini, tp nanti buruh persiapan utk nantinya hidup di surga.