DI 01072023
2 Yohanes 1:1
Dari penatua kepada Ibu yang terpilih dan anak-anaknya yang benar-benar aku kasihi. Bukan aku saja yang mengasihi kamu, tetapi juga semua orang yang telah mengenal kebenaran,
Siapakah Ibu dlm ayat ini? Jika mengacu pd penulis surat ini adalah rasul Yohanes, maka kemungkinan Ibu dlm ayat ini adalah Maria, ibu jasmani Yesus, karena saat penyaliban, rasul Yohanes dipercaya utk merawat Maria (Yohanes 19:27).
Dlm surat ini dijelaskan bhw anak-anak dari Ibu ini sedang hidup berjalan dlm kebenaran, artinya hidup mengikuti pengajaran yg para rasul ajarkan sesuai dgn pengajaran yg mrka terima dari Yesus. Rasul Yohanes menepati janjinya pd Yesus utk merawat keluarga dari Yesus dgn mengajarkan mereka untuk hidup dlm kebenaran. Tentu ini tdk mudah karena tdk lama setelah Yesus terangkat ke surga, terjadilah peristiwa pencurahan Roh Kudus di hari Pentakosta dan 3000 jiwa bertobat. Mengurusi 3000 jemaat itu tdk mudah dan hrs tetap merawat keluarga Yesus, ini tentu butuh kemampuan yg luar biasa. Memang tdk dituliskan dlm Alkitab apa yg terjd pada Maria dan anak-anaknya, namun dr surat ini bs kita mendapatkan informasi bhw mereka ada dlm keadaan baik dan hidup dlm firman Tuhan. Jemaat hrs diurus tetapi jg keluarga jgn sampai terbengkalai, dan rasul Yohanes bs melakukan keduanya.
Tdk mudah bagi rasul Yohanes dan keluarga Yesus utk hidup normal, kita tahu setelah hr Pentakosta dan jemaat semakin bertambah, mulai timbul aniaya dan penderitaan yang mulai dirasakan, jemaat Tuhan terpencar & tetap memberitakan Injil. Apakah keluarga Yesus jg pindah karena hal ini? Karena tidak ditulis dlm Alkitab, sulit untuk menjawabnya. Namun dr surat rasul Yohanes ini, bs dapat kita simpulkan bhw rasul Yohanes terpisah dgn keluarga Yesus, karenanya dikirimkan surat. Rasul Yohanes tetap memantau hidup keluarga Yesus walaupun terpisah tempat & waktu, dan dia bersyukur bhw mereka hidup dlm kebenaran meskipun kondisi waktu itu tentu tidak mudah. Maria berhasil mendidik anak-anaknya utk hidup dlm kebenaran, ini suatu teladan yg baik, demikian jg teladan yg ditunjukkan oleh rasul Yohanes, melakukan dgn setia kepercayaan yang Yesus berikan, walau tugasnya sbg rasul tentu sangat berat dan menyita waktu serta tenaga.
Bgmna dgn keluarga kita? Apakah tetap ada dlm hidup sesuai dgn kebenaran firman? Jgn sampai ada di antara keluarga kita yg menjd murtad dan kehilangan gairah utk hidup dlm kebenaran.