DI 05072023
Kejadian 28:1-2
Kemudian Ishak memanggil Yakub, lalu memberkati dia serta memesankan kepadanya, katanya: “Janganlah mengambil isteri dari perempuan Kanaan.
Bersiaplah, pergilah ke Padan-Aram, ke rumah Betuel, ayah ibumu, dan ambillah dari situ seorang isteri dari anak-anak Laban, saudara ibumu.
Sebenarnya Yakub melakukan kesalahan yg amat besar terhadap Ishak, ayahnya sendiri, dia menipu ayahnya dgn mengaku sbg Esau dan akhirnya menerima berkat kesulungan.
Tp dlm ayat ini, Ishak tetap memberkati dan seakan tdk menganggap Yakub bersalah, ini pasti ada alasan di balik sikap Ishak. Yg bisa kita pahami adalah penipuan Yakub ini telah Ishak anggap sbg sesuatu yg Tuhan izinkan dan mgkin adalah kehendak Tuhan sendiri. Walaupun Ishak salah memberkati anaknya, tp Ishak sepertinya paham bhw itu memang adalah kehendak Tuhan. Apakah Tuhan sdh menampakkan diri pd Ishak dan menyuruh dia utk tdk kecewa karena dibohongi Yakub? Ataukah Ribka, istrinya, kembali mengingat ttg ucapan Tuhan mengenai anak kembar mereka yg berkata bhw yg sulung nanti akan menjd hamba yang bungsu: Firman TUHAN kepadanya: “Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda.” (Kejadian 25:33). Yg kita tahu kemudian, Ishak memberkati Yakub & menyuruhnya pergi ke kampung halaman Ribka.
Dibohongi oleh anak sendiri tentu suatu hal yg amat sangat menyakitkan, biasanya org akan sangat murka dan menghukum anak itu dgn hukuman yg berat. Tp bgmna jika itu adalah ‘kehendak Tuhan’ bagi kita? Misalnya hal itu adalah ‘tabur tuai’ bagi si orgtua krna apa yang dulu pernah dia perbuat shga anak kandungnya melakukan hal serupa dengan yg pernah dia lakukan. Dulu membentak dan tidak hormat pd orgtua, sekarang dia sendiri yg dibentak dan tdk dihormati oleh anaknya sendiri. Bukankah itu kehendak Tuhan dalam hal hukum tabur tuai? Atau bgmna jika dlm keluarga ada yg cacat fisiknya? Ternyata itu adalah kehendak Tuhan karena yg cacat ini ternyata bnyk memberi pelajaran kehidupan bagi keluarganya. Ditipu rekan bisnis lalu dg tanpa diduga Tuhan berikan sesuatu yg lebih baik? Kalau kita mengalami hal yg buruk, jgn terlalu pikiran kita ttg Tuhan itu menjd buruk, ingatlah bhw mgkin saja itu adalah memang ‘kehendak Tuhan’ yg baik utk kita.
Tuhan bs saja mencegah sesuatu yg buruk spya jgn terjd pd diri kita, namun kalau itu memang adalah kehendak-Nya, terimalah dgn sukacita dan sadarilah bhw itu akan jd sesuatu yg baik ke depannya.