DI 08092023
Yohanes 8:43 ILT3
Mengapa kamu tidak mengerti perkataan-Ku? Sebab, kamu tidak bisa mendengarkan firman-Ku!
Tuli membuat seseorg tidak bisa mendengar suara apapun sehingga org yg tuli tidak tahu suara apa saja yg ada di sekitarnya, tdk tahu apa yg sedang org lain katakan.
Utk bisa mengerti ttg firman Tuhan memang butuh suatu kemampuan khusus, mengolah data yg ada dlm sebuah ayat atau pasal utk menjd sebuah pengertian yg nantinya dapat menghasilkan suatu ‘rhema’ buat kita. Kalau tdk mampu mengolah datanya, org itu akan mengalami kesulitan utk memahami makna dr firman Tuhan yg didengarnya, kondisi ini mirip dgn org yg tuli, tidak tahu apa yg orang lain bicarakan. Apakah firman Tuhan itu sulit utk dipahami? Ini tergantung dari bagaimana seseorg menafsirkan apa yang dia baca dan dia dengar ttg firman Tuhan. Tidak boleh utk menafsirkan secara sembarangan, harus dg sebuah metode yg benar dan baik. Makna dr sebuah kata bs saja berbeda antara bangsa, belum lagi terjemahan yang menggunakan kata yg kurang tepat atau malah salah, maka ada baiknya utk melihat dlm bahasa aslinya utk menangkap makna yg sebenarnya. Juga perlu memahami budaya yg berlaku zaman di mana ayat ini ada karena ada perbedaan budaya antara zaman PL dan PB.
Kalau kurang mampu bs menafsirkan firman Tuhan secara benar, apa yg hrs kita lakukan? Pastinya hrs mulai sering berlatih, bisa juga dgn belajar memahami melalui khotbah yg kita dengar, merenungkan mengapa khotbah itu menafsirkan sebuah ayat dg pemahaman yg seperti itu. Namun inipun perlu diseleksi mengingat belakangan ini banyak muncul yg kita kenal sbg pengajaran yg menyimpang dr apa yg umumnya gereja dan org Kristen sdh yakini sebagai kebenaran yg bersumber dari firman Tuhan. Menggunakan imajinasi saat membaca kisah dlm PL dan PB tentu harus juga dilakukan, ini bs membantu kita belajar memahami alur cerita layaknya kita sedang menonton sebuah film. Kita jg bisa bertukar pikiran dgn org-org yg punya pemahaman yg lebih baik drpd kita ttg firman Tuhan. Paling penting adalah jg bertanya pd Tuhan, apa yg ingin Dia sampaikan melalui firman Tuhan yg kita baca atau dengar, minta bimbingan Roh Kudus utk menafsirkannya.Jgn sampai kita disesatkan oleh pengajaran yg salah, teruslah belajar untuk menafsirkan firman Tuhan secara benar, jgn kita menjadi ‘tuli’ terhadap firman Tuhan.