Apa Upahnya?

DI 31102023

Matius 5:44, 46
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Standart mengasihi sbg org Kristen memang berbeda dgn yg lainnya, mengasihi org yang mengasihi kita, di mata manusia itulah etika dan moral yg berlaku secara umum, tapi dari sudut pandang Tuhan, bagaimana?

Karena yg bicara ttg hal ini adalah Yesus yg adalah Tuhan, maka hrs kita pahami bahwa upah yg dimaksud adalah upah yg dr Tuhan. Ingat bahkan upah diberikan Tuhan utk doa yang kita naikkan di kamar pribadi kita sndri (Matius 6:6). Kalau kita berbuat baik pd org lain, biasanya kita mgkin akan ada balasan dr org itu, walaupun ada kemungkinan jg kita tdk menerima balasan apa-apa. Jd kita sdh terima upahnya dr sesama manusia. Hukum tabur tuai sdh digenapi, tidak ada upah dari Tuhan lagi. Hah? Apakah kebaikan kita tidak dicatat oleh Tuhan? Tetap dicatat, tepi tidak dapat upah dr Tuhan? Apa dasar ayatnya? Di dlm Matius 6:5 dikatakan: “Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Dipuji manusia itulah upahnya, tidak ada upah lagi dr Tuhan.

Dlm hal memberi sedekah (Matius 6:4), dlm hal berpuasa (Matius 6:18), juga digunakan hukum yg sama. Dlm Lukas 14:12-14, Yesus berfirman kalau mengundang makan org yg mampu, mereka pasti membalasnya, artinya sdh terima upah dr kebaikan, tp kalau yang diundang org-org yg tdk mampu, nanti Tuhan yg akan membalasnya. Jadi pertanyaannya: apakah sia-sia berbuat baik pd org yg secara ekonomi digolongkan org mampu? Tentu ini tidak sia-sia, kecuali kalau mereka ternyata tdk bersikap baik pd kita, memusuhi & tidak membalas kebaikan kita, maka hukum yang berlaku adalah Tuhan yg memberikan upah bagi kita. Jadi yang perlu kita pahami adalah bhw ada kebaikan yg dibalas oleh Tuhan dan ada kebaikan yg dibalas oleh sesama kita. 2 jenis upah ini sangat kita perlukan, upah dari manusia bs langsung kita nikmati di dunia, upah dr Tuhan bs Dia berikan saat kita hidup di dunia atau nanti dlm kekekalan.

Jgn lelah untuk terus berbuat baik, sekalipun kebaikan kita tdk dibalas dgn kebaikan, tapi percayalah bahwa kebaikan yg kita perbuat tetap Tuhan catat dan Dia ingat.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.