DI 16122014
1 Korintus 6:17 AMP
But the person who is united to the Lord becomes one spirit with Him.
Tapi orang yang digabungkan/disatukan pada Tuhan menjadi satu roh dengan Dia.
Memang sulit mengerti bgmna manusia bisa menjd ‘satu roh’ dengan Tuhan, manusia penuh dosa sedangkan Tuhan itu kudus, namun rasul Paulus menyampaikan ayat ini pasti dg sebuah pengertian.
Di ayat sebelumnya rasul Paulus menjelaskan ttg bgmna caranya ‘menjadi satu’ :
• hubungan seksual pria dan wanita menjadikan keduanya ‘satu tubuh’
• hubungan pernikahan pria dan wanita menjadikan keduanya ‘satu daging’
Dua menjd satu, bs dimaknai dg dipersatukan dr yg awalnya terpisah satu sama lain. Lalu bgmna manusia bs menyatu dg Tuhan? Bgmna caranya?
Yg rasul Paulus tekankan adalah ‘menjadi satu roh dengan Tuhan’. Manusia terdiri dr roh, jiwa dan tubuh. Tubuh kita tdk bs menyatu dg Tuhan karena tubuh jasmani kita adalah tubuh yg telah takluk pd akibat dosa, jiwa kita pun seringkali melawan kehendak Tuhan. Tuhan itu Roh, maka utk bs menyatu dg Tuhan, haruslah ada hubungan antara roh kita dg Roh Tuhan. Melalui apa? Melalui dipenuhi Roh Kudus setiap hari.
Dipenuhi Roh Kudus bkn semata-mata berbahasa lidah atau bermanifestasi melalui karunia Roh, tapi makna dipenuhi Roh Kudus adalah Tuhan memegang kendali atas hidup kita.
Spt air dan teh yg disatukan, warna air akan berubah menjd warna teh, karena teh itu larut dan mengubah warna airnya. Kita ini spt ‘air yg diubah warnanya oleh teh’, semakin kita dipenuhi Roh Tuhan, semakin kita banyak diubah Tuhan: karakter, nasib hingga tujuan hidup kita.
Jadi ‘satu roh dengan Tuhan’ itu bs terlihat dan dideteksi melalui perubahan yg terjd dlm hidup kita, bkn melalui bahasa lidah atau karunia Roh yg kita miliki. Seberapa besar perubahan yg kita alami, semakin menyerupai spt Kristus telah hidup atau tidak? Mari kita intropeksi diri kita masing-masing.
Serupa dg Kristus, itu perubahan yg sesungguhnya.