Membimbing Sesama

DI 09012015

Amsal 12:26 AMP
The [consistently] righteous man is a guide to his neighbor, but the way of the wicked causes others to go astray.

Orang benar yang konsisten adalah seorang pemandu/penunjuk jalan untuk orang di sekitarnya, tapi jalan orang fasik menyebabkan orang lain pergi tersesat.

Ayat ini unik, dari berbagai versi terjemahan bnyk yg tdk sama, namun versi Amplified Bible ini bisa mengajar kita tentang dampak hidup seseorg bagi lingkungan di mana dia tinggal.

Ketika kita travelling atau berwisata ke sebuah negara yg baru pertama kali kita kunjungi, biasanya kita disertai dg bbrpa org yg menjadi guide/pemandu kita selama di sana. Fungsi seorg guide adalah menjelaskan semua informasi ttg lokasi yg sdg dikunjungi sekaligus jg sbg penunjuk jalan bg wisatawan.

Org benar yg konsisten artinya bkn sehari dua hari jg org benar, tp terus hidup sbg org benar itu dapat memberi dampak positif bagi lingkungannya, dia akan berperan spt seorg ‘guide’, org yg punya pengetahuan, pengertian dan dpt menunjukkan jalan yg benar pd org lain di sekitarnya. Dia bnyk tahu ttg bnyk hal, bs mengerti dan membaca situasi yg sdg terjadi dan menunjukkan jalan yg hrs dilalui, menunjukkan apa yg hrs dilakukan spya org lain bs mengalami terobosan dr apa yg sdg dialami.

Sebaliknya, org fasik justru membuat org lain spt tersesat dlm sebuah perjalanan, nasehatnya keliru, sok tahu pdhal tdk tahu persis, salah membaca situasi shga akhirnya menunjukkan cara yg salah bagi org lain. Bukan menjd berkat bagi sesamanya malah menjd org yg tdk berguna bagi lingkungannya.

Bgmna dg keberadaan kita di sebuah lingkungan, apakah jd berkat atau tdk? Apakah kita menunjukkan jalan yg benar atau justru malah menyesatkan org lain? Tetaplah menjd org benar, semakin hari menjd lebih bijaksana dan memberikan nasehat yg tepat, tdk mengambil keuntungan dr org lain tp justru memberi keuntungan bagi lingkungannya.

Jgn salah dlm memilih teman, jgn akrab dg org fasik.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.