Tetap Percaya

DI 06022015

Mazmur 56:3 NKJV
Whenever I am afraid, I will trust in You.

Sewaktu-waktu aku sedang takut, aku akan percaya di dalam-Mu.

Ketakutan pasti pernah kita alami, mulai dr level kuatir hingga trauma berkepanjangan. Apa yg kita akan lakukan ketika kita mulai merasa takut?

Penulis Mazmur memilih percaya pd Tuhan ketika dia mengalami ketakutan. Apa maknanya? Ada 2 pihak yg hrs kita takuti yaitu Tuhan dan sesuatu/seseorang yg menimbulkan ketakutan, mana yg hrs paling kita takuti? Tentu saja Tuhan. Percaya di dalam Tuhan bkn sekedar berharap Tuhan membela dan menolong kita, tapi jg menempatkan rasa takut kita pada pihak yg tepat yaitu Tuhan.

Sebagian masalah yg tumbul dlm hidup kita itu karena kita kehilangan takut akan Tuhan, kita mulai ‘berani’ melakukan sesuatu sendirian, tdk melibatkan Tuhan shga Tuhan kita abaikan, akibatnya kita sering terkejut, tdk menyangka bs terjd hal-hal yg tdk diperkirakan sblumnya. Kita hrs kembali memiliki ‘takut akan Tuhan’, ini jauh lebih baik drpd nantinya kita takut pd situasi yg mencekam.

Kita tak pernah sendirian jika kita percaya pd Tuhan, ketakutan kita sbnarnya krna merasa tdk ada yg mensupport dan menolong kita. Pertolongan manusia sangat terbatas, tak boleh mengandalkan manusia, andalkan Tuhan dan trs bangun hubungan yg baik dg Dia setiap saat, tetap miliki takut akan Tuhan di setiap langkah hidup kita.

Jgn biarkan ketakutan ‘menguras’ kekuatan yg kita miliki, jgn biarkan pikiran kita terlalu ‘bekerja keras’ memikirkan yg kita takutkan, ini hanya membuat kita letih lesu lemah lunglai, blm ‘diserang’ sdh lemah duluan, itulah siasat iblis utk melumpuhkan kita. Pikirkan apa yg pantas kita pikirkan, jgn dikendalikan oleh rasa takut, jgn larut dlm ketakutan berkepanjangan, kita hrs ‘membunuh’ rasa takut itu dg beriman dan percaya pd Tuhan. Dia pasti bertindak memberi pertolongan krna Dia tak akan membiarkan kita menghadapinya sendirian, Dia ingin kita menaklukkan rasa takut itu.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.