DI 07042026
Yakobus 5:16 ILT3
Akuilah kesalahan seorang terhadap yang lain dan saling mendoakanlah seorang terhadap yang lain, supaya kamu dapat disembuhkan. Doa orang yang benar, ketika bekerja, memiliki kekuatan yang besar.
Saling mengakui kesalahan hingga saling mendoakan, menjd salah satu faktor yang menentukan kesembuhan, inilah yg perlu utk jadi perhatian kita.
Sumber dan penyebab penyakit itu terdiri dr berbagai macam, ada yg karena faktor luar spt virus, bakteri, wabah, dsbnya, ada jg yg dr faktor dlm diri sendiri spt depresi, stress, pola makan, dsbnya. Dlm ayat ini, dijabarkan bhw ada penyakit yg sebabnya itu bersumber dr dosa atau kesalahan, jd spt timbul konflik, dendam, dll. Ternyata di dlm sebuah perselisihan, tdk hanya pihak yg satu saja yg salah, biasanya dua pihak mgkin ada kesalahannya masing-masing, dan tentu perlu adanya pendamaian yang hrs dilakukan, caranya spt dlm ayat yang kita baca: saling mengaku kesalahan dan dilanjutkan dgn saling mendoakan. Kata disembuhkan dlm bhsa aslinya: iaomai, yg punya arti menyembuhkan dan membuat utuh.
Mengampuni memang hrs dilanjutkan dgn usaha pemulihan, kembali pd keadaan yg sblum konflik terjd, ini salah satu bagian yg disebut kembali menjd utuh. Sempat jd terpisah tapi kemudian disatukan kembali. Kalau dlm pernikahan itu spt rujuk. Perlu kerendahan hati utk saling mengakui dosa dan kesalahan masing-masing, terkadang ego siapa yg minta maaf duluan menjadi satu penghalang terjadinya pendamaian, jadi kedua pihak perlu merendahkan diri, sadar kesalahannya apa, mau juga untuk memaafkan. Penyakit yg dialami karena dosa dan kesalahan, sesuai ayat ini maka akan disembuhkan. Perlu seorg mediator utk menjembatani pendanaan ini, sesuai ayat dlm pasal ini, maka para pemimpin gerejalah yg menjd mediatornya.
Berdamai itu menyembuhkan dan kembali membuat jadi utuh, Tuhan ingin kita rukun satu sama lain, tdk sakit dan mengampuni satu sama lain.