DI 09042026
Genesis 4:7 KJV
If thou doest well, shalt thou not be accepted? and if thou doest not well, sin lieth at the door. And unto thee shall be his desire, and thou shalt rule over him.
Kejadian 4:7 KJV
Jika engkau berbuat baik, bukankah engkau akan diterima? Dan jika engkau tidak berbuat baik, dosa ada di ambang pintu. Dan kepadamu akan tertuju keinginannya, dan engkau akan berkuasa atasnya.
Ternyata seseorg berdosa itu ada langkah yg mendahuluinya, tdk langsung berbuat dosa, hal ini perlu kita cermati karena Dia sendiri yg menyatakannya.
Tuhan mengingatkan Kain sblum terjadi pembunuhan terhadap Habel, bahwa dosa itu didahului oleh tidak berbuat baik. Yang kita pahami pd umumnya, perbuatan tidak baik itu sudah termasuk dosa. Tetapi dlm ayat ini ternyata berbuat yg tidak baik, jadi celah bagi dosa utk menjerumuskan kita pada akhirnya berbuat dosa. Digambarkan bhw saat kita tdk berbuat baik, dosa ada di ambang pintu, jadi berbuat tdk baik bisa jadi awal dr perbuatan dosa. Ingat antara keduanya ini berkaitan tp tdk sama. Dosa menginginkan kita untuk tunduk padanya, menuruti hasratnya, tdk punya daya untuk melawan, tetapi Tuhan ingatkan kita bisa utk menguasainya. Artinya berbuat dosa atau tdk, pilihan ada di tangan kita, yang kita pilih akan menentukan hasil akhirnya.
Karena itu, kuasai diri, jgn berbuat yg tdk baik, itu celah bagi dosa untuk menguasai kita. Diawali dgn menjaga kemurnian hati dan pikiran kita. Kalau sdh ada niat jahat, ini berarti pikiran kita SDH bercabang, hati kita tdk murni lagi. Ketidak puasan kita pd sesuatu, kadang menjadi pemicu akhirnya kita berbuat yg tdk baik. Iri hati, kebencian dan diperlakukan berbeda, biasanya jadi pemicu timbulnya niat jahat dlm pikiran & hati manusia. Org lain dianggap jadi suatu penghalang, pesaing, perebut, seandainya tdk ada dia, maka akulah yg mendapatkan semua itu. Kualitas diri org lain menjadi 1 alasan bagi seseorg utk menutupi ketidak mampuannya, menimpakan kesalahan pd org lain, sudah mulai terjadi saat manusia jatuh dlm dosa.
Hati dan pikiran perlu dijaga kemurnian yg awalnya sudah ada, jgn masukkan ke dlm pikiran dan hati, segala sesuatu yg dapat membuka pintu bagi dosa untuk masuk ke dalamnya.