Jangan Beri Sandungan

DI 14042026

2 Korintus 6:3 ILT3
Yang tidak memberi sandungan apa pun kepada siapa pun, supaya pelayanan itu tidak dapat dicela.

Apakah hidup kita menjadi berkatkah atau justru menjerumuskan org melakukan yg salah? Apalagi kita yg berada pd level sbg org yg perkataannya diperhatikan.

Memang baik utk memberikan pendapat ttg sesuatu, berupa nasehat, informasi, di dlm bentuk pertimbangan, dsbnya, tp hal yg perlu diperhatikan adalah apakah yang kita perkataan itu sesuatu yg benar, yang baik, dan tidak beresiko negatif? Kadang ada org yg berpikir bicara saja, pokoknya bicara, isi yg dibicarakan itu tdk dipastikan dahulu kebenarannya, keakuratannya, dan apa dampaknya. Spontanitas dlm sebuah pendapat sebaiknya bukan sekedar cepat bicara, tp isi materinya memang sesuai dg yg dibutuhkan. Apakah sesuatu dilarang atau dibolehkan, hrs dijelaskan dgn benar dan bs dipertanggung jawabkan. Apakah sesuatu itu tepat dilakukan utk situasi yg sedang terjd, hrs dijelaskan kemungkinan yg bs saja terjd, dan hrs menyiapkan hal utk mengantisipasinya.

Paling utama yang jadi dasar ialah firman Tuhan sbg kebenaran utama, diikuti dgn hukum yg berlaku di negara kita. Hal yang penting jg adalah kita jgn memberi contoh yang salah dan buruk, itu membuka celah bagi kehidupan kita. Orang lain cenderung menilai perbuatan kita secara tajam, bgtu ada yg salah sedikit saja, kita dimaki dan dicela habis-habisan. Ajaran Kristen telah diakui kebaikannya, tp kalau umat-Nya tdk berlaku sesuai ajaran Kristen, inilah suatu sandungan bagi org yg mau percaya pada Kristus, tadinya tertarik, jd malah mundur dan membenci kekristenan. Bs jg menjadi contoh utk dilakukan bagi mereka yg msh lemah imannya, org-org yg cenderung utk mudah meniru tanpa mempertimbangkan dampak dan hasilnya. Akibatnya mereka justru melakukan hal yg salah.

Jgn memberi sandungan pd org lain, tdk sembarangan bertindak dan berkata-kata, biasakan utk berpikir dahulu sblum mulai bertindak dan berkata-kata.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.