Membangun di Atas Dasar Iman

DI 18052026

Yudas 1:20
Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.

Dasar iman yg paling suci atau kudus, ini bkn jenis iman yg hanya utk percaya pada kuasa Tuhan hingga terjd mujizat, tp iman yg menjd dasar utk membangun diri kita.

Dasar iman yg paling suci atau kudus ini, berkaitan dgn kita mempercayakan hidup kita pd Tuhan tanpa keraguan sedikitpun. Memang tdk mudah, karena di sepanjang hidup kita, akan berhadapan dgn berbagai masalah, kesulitan dan tantangan, hal ini membuat kita bisa ragu karena ketakutan dan kekuatiran yg dirasakan. Yg dihadapi kelihatan mustahil ada jalan keluarnya, itu di atas batas kemampuan, tdk ada orang yg menolong, dsbnya. Kadang kita begitu mudah goyah, iman kita masih ‘kecil’ dan kita ‘termakan’ omongan org lain yg justru memperparah situasi yg ada. Beriman itu memang hrs tanpa keraguan sedikitpun, dan ini perlu perjuangan mempertahankan iman kita, apapun yg terjadi, tetap percaya Yesus beserta kita dan memberi solusi.

Membangun diri kita di atas dasar iman, bukan apa yg ditangkap oleh indera kita, bukan atas dorongan omongan orang lain, ini sesuatu yg harusnya terjd dalam hidup kita. Dasar sebuah bangunan menentukan kekuatan bangunan dibangun di atasnya, apakah kuat menahan getaran gempa, bs berapa lantai yg dibangun, jangan sampai nanti bangunannya miring atau roboh. Di sinilah kita melihat hidup kita, bagaimana daya tahan kita, masih mudah takut dan kuatir? Masih bingung ttg masa depan? Di dlm kita masih adakah keraguan tentang Tuhan? Lebih percaya apa kata Tuhan dan Alkitab atau kata dr dunia ini? Masih bnyk lagi hal yg bs kita nilai dr hidup kita sndri, intinya apakah semakin hari semakin kuat dan mengalami pertumbuhan rohani?

Kuat dalam Tuhan, ini terjd apabila dasar iman kita itu yg paling suci, tanpa punya ketahuan sedikitpun ttg Tuhan, semuanya bergantung pd kualitas hubungan dengan Tuhan setiap hari.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.