DI 03062026
Kejadian 39:3-4
Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya,
maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.
Darimana Potifar, org Mesir itu tahu tentang Tuhannya Yusuf sehingga ayat ini berbunyi demikian? Tahu biasanya dimulai dr sebuah informasi yg dikatakan.
Zaman itu blm ada bangsa Israel, memang Yakub diberi nama Israel, tp belum muncul sbg sebuah bangsa. YAHWEH dikenal sbg Tuhannya bangsa Israel, jadi Potifar tahu ttg Tuhannya Yusuf darimana? Ya pastinya dari Yusuf sendiri, ini berarti ada kesaksian yang Yusuf berikan pd Potifar, mgkin dlm sebuah percakapan biasa antara tuan & hambanya, sampai Yusuf menyebut nama YAHWEH. Di sini kita belajar, jgn ragu menyebut Tuhan di saat kita bersaksi di kalangan apapun, juga pd siapapun, bahasa kerennya di zaman ini ya menginjil. Yusuf memang terampil dalam bekerja, tapi juga dia mengakui bhw semua itu jg karena penyertaan Tuhan dlm apapun yg dikerjakannya. Bnyk org mengejar pujian dan hormat dr manusia, ‘menyingkirkan’ apa yg Tuhan kerjakan dlm hidupnya shga nama dirinyalah yg dipuji-puji, rasanya enak serta spt melayang di udara.
Di musim kehidupan yg Yusuf lalui saat itu, dr seorg anak kesayangan berubah jd seorg budak, tentu tdk nyaman. Tetapi Yusuf bisa beradaptasi mengikuti alur hidupnya, hasil yg terlihat adalah ia menjd org kepercayaan tuannya, Potifar. Kalau disertai Tuhan, dlm keadaan apapun, situasi justru mendukung kita utk ‘naik’ asalkan tetap bersandar pada Tuhan. Drpd bertanya: mengapa ini terjadi pd diriku, lebih baik beradaptasi dgn situasi, dan tetap berbuat maksimal. Merenung ttg nasib itu boleh saja, tp apa gunanya terlalu lama menunggu jawabannya? Apalagi jika ujungnya justru menyalahkan Tuhan serta org lain, ini hanya membuat kita terus ada di dlm situasi buruk, terjebak tanpa tahu mana jalan keluarnya. Membangun hubungan dgn Tuhan akan membuat kita bertahan di dlm situasi seburuk dan segelap apapun, ujung dr semuanya adalah kemuliaan Tuhan akan dinyatakan.
Jgn malu menyebut nama Tuhan ketika kita bersaksi, akui Dia dlm setiap tingkah laku yg kita buat, penyertaan Tuhan pasti ada selalu bersama kita.