Tidak Bermoral

DI 02062026

Kejadian 38:16 ILT3
Dan terpautlah dia terhadapnya di jalan itu, dan berkata, “Marilah, biarlah sekarang aku menghampiri engkau!” –karena dia tidak mengetahui bahwa wanita itu adalah menantunya sendiri– kemudian wanita itu bertanya, “Engkau akan memberikan apa kepadaku jika engkau menghampiriku?”

Yehuda mengambil Shua, wanita Kanaan menjd istrinya, kemudian lahirlah 4 orang anak, 3 laki-laki: Er, Onan, Shelah, serta ada 1 anak perempuan yg tdk disebut namanya.

Yehuda mengawinkan Er dgn Tamar, tetapi Er mati: “Dan Er anak sulung Yehuda, adalah jahat di mata YAHWEH, maka YAHWEH membunuhnya (Kejadian 38:7 ILT3), sesuai budaya zaman itu, jika anak sulung laki-laki meninggal, maka adik laki-lakinyalah yang hrs meneruskan keturunan, tetapi anak itu. nantinya terhitung anak si sulung, Onan tdk mau hal itu terjd, tetapi tetap berhubungan namun membuang maninya: “Namun Onan mengetahui bahwa keturunan itu bukan miliknya, sehingga terjadilah pada saat ia menghampiri istri kakaknya, maka dia selalu membuang air maninya ke tanah sehingga tidak memberi keturunan kepada kakaknya (Kejadian 38:9 ILT3). Maka yang selanjutnya hrs dilakukan adalah memberi si bungsu, Shelah, pd Tamar, namun usia blm dewasa, tp setelah dewasa, Yehuda tdk jg memberikan Shelah pd Tamar.

Yehuda takut Shelah mati jg spt 2 kakaknya, di pikirannya Tamar, menantunya, pembawa sial yg mengakibatkan 2 anaknya mati, jadi disuruhnya pulang ke rumah ayahnya. Yang terjadi kemudian justru Yehuda bersetubuh dgn Tamar dan melahirkan anak kembar. Ini sesuatu yg tdk bermoral: pertama, Yehuda melawan aturan, tidak menyerahkan Shelah pd Tamar karena takut Shelah ikut mati, lalu Yehuda justru menyetubuhi Tamar hingga mengandung. 2 tindakan tak bermoral yang dilakukan Yehuda terhadap Tamar, menjadi bukti bhw carut marut dosa seksual dalam sebuah keluarga sdh terjd sejak dulu, bukan hal yg baru. Tdk menepati janji dan terbakar nafsu seks, Yehuda menjd contoh buruk yg perlu diwaspadai oleh setiap kita. Tidak ada seorangpun yg kebal dr dosa, kendali nafsu menjd sangat penting spya tdk terjd suatu tindakan asusila dlm keluarga.

Memiliki keturunan memang dambaan tiap pasangan, sbg salah satu tujuan pernikahan tetapi hrs jg diwaspadai, jgn sampai terjadi tindakan tak bermoral dlm keluarga.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.