Jangan Lihat Penampilan Saja

DI 21082026

Yohanes 7:24 ILT3
Janganlah menghakimi berdasarkan penampilan, tetapi hakimkanlah pengadilan yang benar.”

Apa yg terlihat oleh mata, tdk bs dijadikan sebuah kesimpulan yg akhir, banyak faktor lain yg perlu dilihat jg, sehingga keputusan yg diambil itu mengandung unsur adil.

Penampilan luar bisa ‘menipu’ kita, org yang kelihatannya baik, mukanya ramah, ternyata dia menipu, membohongi bahkan mengerjai org lain. Dlm dunia kejahatan dikenal istilah ‘penjahat berdasi’, kejahatan dilakuan orang yg kaya dan punya jabatan serta kekuasaan yg tinggi. Dlm kisah drama fiktif, seringkali diberitakan ada pembeli kaya tp penampilan luarnya lusuh, terlihat miskin, sehingga dia dihina dan diremehkan. Sebaliknya yg orang biasa saja justru berpura-pura kelihatan org kaya, akhirnya membuat pelayan toko jadi dipecat gara-gara salah memperlakukan org yg datang ke tokonya. Menentukan siapa yg salah dan yg benar, tdk boleh hanya dengar sepihak saja: Pembicara pertama dlm suatu pertikaian nampaknya benar, lalu datanglah org lain dan menyelidiki perkaranya (Amsal 18:17). Kadang yg terlihat benar justru dia yg menyebar fitnah keji supaya dia sendiri tdk dihakimi.

Kecaman Yesus pd ahli Taurat dan Farisi bs kita lihat spt ini: Demikian jugalah kamu, di sebelah luar km tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan & kedurjanaan (Matius 23:28). Bahkan org yg berpenampilan rohani justru yg seringkali berbuat kesalahan fatal serta memalukan. Di satu sisi benar hrs hormat pd para rohaniawan, tp di sisi lain waspada terhadap mereka jg perlu, mereka manusia biasa, masih ada kedagingan dan keinginan berbuat dosa. Kita tahu rahasia umum yang sering kita dengar: justru yg menipu itu org Kristen di gereja bahkan pendetanya jg, ini hrs kita pahami sbg oknum, bkn semua org Kristen atau semua pendeta spt itu. Jangan kita terlalu menilai dari penampilan luarnya, tdk ada jaminan seseorg tdk jatuh dlm dosa lagi, karena itulah perlu waspada dan perlu hikmat dlm mengambil keputusan.

Jgn mudah percaya hanya karena orang itu kelihatannya baik, ramah dan bs dipercaya, tetap pantau dan waspada, karena org yang dekat dgn kitalah yg berpeluang besar bisa merugikan kita.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.