Mengaku Diri Orang Penting

DI 10002026

Kisah Para Rasul 8:9
Seorang yang bernama Simon telah sejak dahulu melakukan sihir di kota itu dan mentakjubkan rakyat Samaria, serta berlagak seolah-olah ia seorang yang sangat penting.

Mgkin kita pernah mengenal orang yg selalu mengaku dirinya org penting, paling hebat, paling dibutuhkan hingga paling berjasa, tp ternyata bukan demikian.

Sikap ini mirip dgn kesombongan, menilai rendah org lain, meremehkan hingga berani utk menghasut org lain agar yakin bhw yang dia omongkan ttg seseorg itu benar. Mgkin ini disebabkan oleh iri hati, merasa kurang dihargai, atau senang kalau disanjung bnyk org. Haus pujian, kekuasaan & gila hormat, ini gambaran org yg menganggap dirinya itu sangat penting bagi lingkungannya. Mgkin memang orgnya punya kekayaan, jabatan, kekuasaan, dsbnya, tp biasanya ini bs dipicu oleh munculnya ‘saingan’ yang mengancam posisi dan kepentingan profesinya. Tdk ada org yg boleh melebihi dia, harus dia yg hrs paling dihormati, dikagumi, dsbnya. Orang spt ini kadang mengesalkan kita oleh karna sikapnya yg ‘pamer’ dan selalu meremehkan org lain, namun ternyata dirinya tidak lebih hebat dr yg dia katakan ttg dirinya.

“Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan (Yesaya 2:12). Tuhan tdk suka dgn kesombongan, kecongkakan, angkuh & meninggikan diri sndri. Contoh dlm Alkitab adalah bgmna raja Nebukadnezar dihukum Tuhan karena meninggikan dirinya sendiri (Daniel 4). Kisah Haman di zaman Ester, ini jg contoh bgmna Tuhan merendahkan org sombong (Ester 7). Sebaliknya, kita diajar utk saling mengasihi, artinya tetap hormat dan menghargai org lain meskipun mereka lemah, miskin, dan tak berdaya. Kekuasaan dan kekayaan jgn digunakan utk menghina dan menganiaya org lain, ingatlah bhw ada mata Tuhan yg melihat semua perbuatan yg kita lakukan, dan semuanya itu nanti akan diminta pertanggung jawabannya oleh Dia.

Jgn menganggap diri sangat penting, ingat bhw ada yg lebih tinggi drpd kita, Tuhan tdk suka dgn kesombongan, dia mengasihi org yg rendah hati.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.