DI 21092026
1 Samuel 31:4
Lalu berkatalah Saul kepada pembawa senjatanya: “Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini menikam aku dan memperlakukan aku sebagai permainan.” Tetapi pembawa senjatanya tidak mau, karena ia sangat segan. Kemudian Saul mengambil pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.
Raja Saul akhirnya memilih ‘bunuh diri’ drpd dibunuh musuh dlm peperangan, satu akhir yg tragis, awalnya dia dipilih Tuhan tp akhir dari semuanya justru bunuh diri.
Ini salah siapa? Apakah salahnya org Israel yg dahulu mendesak Tuhan utk minta seorg raja memerintah atas mereka spt kerajaan yg lain? Atau ini salah Saul sepenuhnya? DI sini mgkin keduanya punya andil kesalahan. Jika bangsa Israel tdk minta seorg raja pd Tuhan, mgkin nasib Saul akan hanya seorg rakyat biasa spt pd umumnya, mgkin kisah dlm PL akan berbeda drastis, jadi ini resiko sebuah keinginan yg tdk sejalan dg maunya Tuhan. Terkadang org begitu menginginkan sesuatu dan ‘memaksa’ Tuhan utk berikan itu padanya, akhir dari semuanya itu sangat tragis bahkan berharap itu bs diubah kalau bs kembali ke waktu lampau. Memaksa yg kita mau utk diberikan Tuhan, bukanlah hal yg tepat, jangan ‘ngotot’ terus minta untuk dikabulkan Tuhan, sadari teori doa itu: ‘push until something happened’ itu ada batasan yg tdk boleh dilanggar.
Raja Saul jg punya kesalahan sehingga dia memiliki akhir hidup yg mengenaskan. Dia takut kehilangan dukungan rakyat sehingga melanggar perintah Tuhan (1 Samuel 13). DI sini kita melihat bhw pandangan yang salah yaitu bhw Saul melupakan bhw dirinya BKN dipilih oleh rakyat, tp oleh Tuhan. Dia mulai takut rakyat meninggalkan dia, takut tahta rajanya diganti oleh org lain, dan semuanya itu makin membuat dirinya keluar dr jalan yg Tuhan tetapkan baginya, jatuh dlm berbagai dosa hingga akhirnya keturunannya ikut hrs menanggung akibatnya. Org sebaik Yonatan hrs ikut mati di medan perang pdhal orang ini sangat baik karakternya. Dia setia pada persahabatan, tp tdk jg meninggalkan ayah dan keluarganya. Kadang org baik mengapa punya org-org di sekitarnya yg tdk baik, jadi harus mengalami nasib buruk? Seharusnya Yonatan layak menikmati hidup baik karena punya karakter yg baik.
Jgn biarkan akhir hidup kita sbg Kristen ini justru tragis, setalah pd Tuhan, apapun yang Dia percayakan pd kita, jgn keluar dr apa yg Dia tetapkan utk kita jalani.