Kehidupan Setelah Kematian

DI 24102026

Matius 22:30
Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.

Kehidupan setelah kematian itu spt apa? Hal ini sering dipertanyakan, apalagi bnyk kesaksian org yg mengaku dibawa Tuhan ke surga dan neraka, apakah benar?

Satu hal yg Yesus ungkapkan adalah bhw hidup kekal nantinya adalah hidup yg spt malaikat jalani. Tdk ada perkawinan, jadi berbeda dgn hidup sbg manusia di dunia. Apakah memori ttg kehidupan di dunia ini ikut lenyap? Mengingat bhw setiap orang hrs bertanggung jawab atas perbuatannya selama di dunia, agaknya memori tiap org masih ada. Jadi mgkin bila nanti bertemu suami atau istrinya selama hidup di dunia, kemungkinan tahu, tapi tdk lagi hidup sbg suami istri lagi. Lalu apa makna dari ‘hari kebangkitan’ pd ayat ini? Ada 2 jenis dari kebangkitan, yg pertama, kebangkitan org kudus, kita yg hidup percaya pada Kristus (Wahyu 20:4-6), yg kedua, kebangkitan dr org yg tidak percaya Kristus, bangkit untuk dihakimi (Wahyu 20:13-15). Jd setelah ini, hanya tersisa hidup kekal, di surga atau di neraka.

Yang perlu orang Kristen yakin ialah dunia org mati tdk lagi berhubungan dg dunia yg masih dihidupi manusia. Ini bs kita temui dlm kisah yg Yesus sendiri katakan yaitu kisah Lazarus miskin dan org kaya (Lukas 16:19-31). Org kaya yg telah mati ini tidak bs kembali ke dunia utk memperingatkan seisi rumahnya agar hidup benar, jadi bisa disimpulkan bhw org mati tdk bs kembali ke dunia (kecuali atas seizin Tuhan, Musa yg telah mati bisa bertemu Yesus (Matius 17:3). Kepercayaan lain mgkin berbeda dg kita, tp sbg org Kristen, kita yakini apa yg Alkitab katakan. Bgmna dg pengalaman magis yg sering org ceritakan ttg org yang meninggal? Jadikan itu sbg pengetahuan saja, jgn diimani dan diyakini. intinya ialah itu 2 dunia yg berbeda dan tak terhubung.

Kehidupan setelah kematian memang ini sesuatu yg penuh misteri, kita belum mati dan hanya perlu percaya pd apa yg Alkitab katakan ttg ini.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.