Dikepung Oleh Dosa

DI 07052015

Hosea 7:2 NKJV
They do not consider in their hearts That  I remember all their wickedness; Now their own deeds have surrounded them; They are before My face.

Mereka tidak mempertimbangkan di dalam hati mereka bahwa Aku mengingat semua kejahatan mereka; sekarang perbuatan-perbuatan mereka sendiri telah mengepung mereka; mereka ada di hadapan wajah-Ku.

Dari ayat ini kita bljar bhw setiap dosa atau perbuatan jahat itu bs ‘mengepung’ kita dan akibatnya perbuatan jahat kita itu mempersulit hidup kita sndri, spt ‘senjata makan tuan’.

Kalau kita membohongi org lain, maka kebohongan yg kita lakukan akan balik ‘menyerang’ shga spt menjd ‘lawan atau musuh’ yg mempersulit kehidupan kita. Yg kita buat justru balik menyerang kita.

Kalau kita merasa bhw masalah demi masalah tdk kunjung berakhir, bs jd itu krna perbuatan jahat kita sndri yg ‘mengepung’ dan ‘menyerang’ kita. Tuhan tahu semua perbuatan jahat kita, bahkan mengingatnya. Kalau dosa kita ada di hadapan wajah-Nya, maka ada penghalang antara kita dg Tuhan, spt kita melihat sesuatu tp ada yg menghalangi, utk bs melihat dg jelas, penghalang itu hrs disingkirkan.

Seumpama cahaya matahari yg tertutup awan, cahayanya tdk bs lgsg sampai di tanah, demikian dosa menjd penghalang utk Tuhan memberkati kita, sblum dosa itu diselesaikan, maka ada penghalang antara kita dg Tuhan, dan dosa itu mengepung dan mempersulit hidup kita sndri.

Itulah sebabnya Tuhan selalu menunggu pertobatan kita, Dia ingin hidup kita tdk perlu mengalami kesulitan akibat dr perbuatan jahat kita sndri, Dia ingin memberkati dan memulihkan hidup kita, Dia ingin kita bkn dikepung oleh dosa tp oleh kebaikan-Nya. Jgn tunda pertobatan kita spya hidup kita tdk mengalami bnyk kesulitan. Ketika Dia bcra lewat suara hati nurani atau org lain, segera dtg pd Tuhan, akui dosa kita dan minta pengampunan dr Tuhan.

Jgn simpan dosa dlm hidup kita, itu spt sengaja membiarkan ‘musuh dlm selimut’ tetap dekat kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.