Tanpa Pemimpin

DI 08072019

Hakim-hakim 19:1

  • Terjadilah pada zaman itu, ketika tidak ada raja di Israel, bahwa di balik pegunungan Efraim ada seorang Lewi tinggal sebagai pendatang. Ia mengambil seorang gundik dari Betlehem-Yehuda.

Zaman Israel dipimpin oleh para hakim, memang tdk ada raja yg terpilih, krna raja Israel dipilih baru di zaman Samuel, sdgkan peristiwa dlm pasal ini terjd di zaman para hakim yg memerintah, zaman sblum Samuel hidup.

Kisah dlm pasal ini memang tdklah wajar, mirip dg kisah sblum Sodom dan Gomora dihukum Tuhan saat utusan Tuhan masuk dlm rumah Lot dan keluarganya. Kebejatan moral tdk terkendali dan sangat membuat Tuhan murka. Apa sebabnya demikian? Di ayat pertama ini ditulis bhw terjd saat Israel tdk pny raja yg memerintah. Raja adalah pemimpin pemerintahan, ada pemerintahan berarti ada hukum. Krna tdk ada raja, semua org bebas berbuat apa saja yg mnrut dia benar.

Mgkin ada sebagian org berpikir, aturan yg ada justru membelenggu kebebasan manusia utk berbuat apa saja. Tp bayangkan sebuah rumah tanpa adanya pintu pagar dan pintu masuk, maka pencuri akan dg mudah keluar masuk rumah itu kpn saja. Aturan dan hukum justru mengamankan hidup org yg mentaatinya. Jika lalu lintas di jln tanpa diperlengkapi dg rambu-rambu di sekitarnya, maka pastilah lalu lintas menjd kacau dan bs timbul bnyk kecelakaan hingga merenggut nyawa pengguna jalan. Sebuah keluarga tanpa aturan dan hukum maka akan hancur cepat atau lambat keutuhan keluarga itu. Jd suka atau tdk, aturan dan hukum itu sangat dibutuhkan.

Bersyukur kita diatur hidupnya oleh Firman Tuhan, walaupun bnyk hal yg dilarang utk dilakukan, justru itu utk kebaikan kita. Manfaat dr ketaatan akan kita nikmati sepanjang hidup kita. Jgn iri melihat org lain bebas lakukan apa saja semaunya mrka, lihat kualitas hidupnya, pasti tdk lebih baik dr kita yg hidup taat akan Firman Tuhan. Mari bergembiralah dan bersukacita saat melakukan Firman-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Tanpa Pemimpin

Punya Iman

DI 06072019

Kisah Para Rasul 14:9 KJV
The same heard Paul speak: who stedfastly beholding him, and perceiving that he had faith to be healed,

  • Orang yang sama mendengar Paulus berbicara, orang yang tetap memperhatikannya, dan mengetahui bahwa dia memiliki iman untuk disembuhkan.

Mujizat kesembuhan bs terjd dg 2 kondisi, pertama bhw Tuhan ingin seseorg sembuh walaupun org ini tdk percaya, kedua bhw ada iman dlm diri org yg nantinya akan disembuhkan. Jd ada mujizat yg memerlukan iman, ada jg yg tdk.

Iman timbul krna mendengar firman Tuhan, bkn sekedar perkataan manusia, krna firman Tuhan itu menyentuh hati dan pikiran manusia, menyadarkan bhw Tuhan punya kuasa dan sanggup melakukannya. Ketika kita menyadari bhw keadaan yg sdg terjd bs diubah oleh kuasa Tuhan, iman kita mulai bangkit dan tumbuh.

Realita mgkin selalu bertentangan dg iman, blm lg pikiran kita yg mengolah data yg ada, membuat kita ragu apakah Tuhan akan bertindak sesuai perkiraan kita. Beriman itu hrs trs menerus, artinya tetap bertahan utk beriman. Meskipun keadaan bertambah buruk ataupun tdk semakin baik, tetaplah beriman, karena jika sdh tiba waktunya Tuhan, semua bs berubah dlm sekejap, namun perlu diingat bhw kita hrs tetap dlm kondisi beriman.

Membaca Alkitab adalah bagian dr ‘mendengar’ firman Tuhan. Awali dg mengenali ttg pribadi Tuhan, melihat kesaksian para tokoh dlm Alkitab, dan paling penting adalah kerinduan mengalami kebenaran dan kuasa Tuhan di dlm hidup kita. Kondisi kita yg tdk baik adalah ‘bahan’ yg tepat utk terjadinya sebuah mujizat. Dlm keadaan normal tentu tdk diperlukan mujizat. Anggaplah masalah yg sdg kita hadapi sbg sebuah pintu masuk ke dlm pengalaman rohani bersama Tuhan. Nantikanlah Tuhan bekerja pd waktu dan cara yg Dia pilih, tetaplah beriman.

Posted in Renungan | Comments Off on Punya Iman

Hati-Hati Ajaran Sesat

DI 05072019

1 Yohanes 4:3 KJV
And every spirit that confesseth not that Jesus Christ is come in the flesh is not of God: and this is that spirit of antichrist, whereof ye have heard that it should come; and even now already is it in the world.

  • Dan setiap roh yang tidak mengakui bahwa Yesus Kristus datang di dalam daging adalah bukan bagian dari Tuhan, dan inilah roh antikristus, yang mana kamu telah dengar bahwa ia harus datang; dan bahkan sekarang telah ada di dalam dunia.

Kalau kita melihat bnyknya pengajaran ttg Yesus Kristus yg melenceng dr kebenaran Firman Tuhan, kita hrs berhati-hati, sumbernya ternyata dr roh antikristus.

Sebuah agama mengatakan Yesus tdk mati disalib, jelas sdh berbeda dg apa yg kita percayai dlm ajaran Kristen yg benar. Ada jg golongan org yg berkata bhw Yesus bknlah Tuhan, Yesus dan Bapa tdk sederajat, dsbnya, jelas telah membuat sebuah penyesatan iman yg perlu diwaspadai.

Roh antikristus sdh ada di dlm dunia, bahkan sdh menyusup dlm gereja. Mrka dulunya memang org Kristen, namun krna gagal memahami ttg ajaran keKristenan, mrka terjebak dlm kebenaran yg sdh tdk murni lg. Mrka lebih mengedepankan filsafat drpd pewahyuan Tuhan atas perenungan firman-Nya. Mrka menciptakan sebuah doktrin yg kelihatannya seolah-olah Alkitabiah namun isinya justru berlawanan dg isi Alkitab. Mrka sebisa mgkin menarik perhatian bnyk jemaat Tuhan, mulai membuat jemaat mengidolakan mrka dan bukannya beriman pd Tuhan.

Pentingnya kita sbg jemaat gereja Tuhan utk memiliki pondasi pengajaran yg Alkitabiah, tak boleh menjd pembela hamba Tuhan yg ternyata mengajarkan yg sesat, ujilah setiap pengajaran dg apa yg Alkitab tuliskan, jika mrka memiliki crta ttg Yesus versi baru atau versi revisi, ini sdh tanda bhw mrka ada dlm pengendalian roh antikristus. Jgn bodoh sbg jemaat, jgn mudah dibuat ragu krna pengajaran yg baru, uji dulu dan lihat sumbernya, apakah mrka mengatakan Yesus itu Tuhan atau bkn. Hati-hati!

Posted in Renungan | Comments Off on Hati-Hati Ajaran Sesat

Bertindak Sendiri

DI 04072019

1 Raja-raja 2:32

  • Dan TUHAN akan menanggungkan darahnya kepadanya sendiri, karena ia telah membunuh dua orang yang lebih benar dan lebih baik dari padanya. Ia membunuh mereka dengan pedang, dengan tidak diketahui ayahku Daud, yaitu Abner bin Ner, panglima Israel, dan Amasa bin Yeter, panglima Yehuda.

Yoab adalah kepala seluruh tentara lsrael, org terdepan dlm peperangan, tentu sangat bnyk jasanya bagi kerajaan dan raja, namun ada pesan terakhir Daud yg disampaika pd Salomo mengenai Yoab sblum Daud meninggal.

Kesalahan Yoab adalah sering bertindak sesuai dg apa yg mnrut pandangannya baik, walaupun itu tdk diperintah oleh raja Daud, shga dia membunuh 2 panglima tentara. Dlm hukum Taurat maupun hukum perang, menumpahkan darah org yg tdk pantas dibunuh tentu sebuah kesalahan, apalg jika krna hal itu, rakyat bs mempersalahkan raja krna bertindak sewenang-wenang. Raja bs kehilangan hormat dr rakyat.

Bertindak tanpa diperintah walaupun kelihatannya menguntungkan pemimpin, bknlah sebuah tindakan yg benar. Ada resiko besar yg mgkin justru merugikan nama baik pemimpin dan bahkan mgkin pemimpin bs dihukum krna berlaku sebuah aturan bhw apa yg dilakukan bawahan pastilah atas perintah pemimpinnya. Tanpa sadar telah berani melawan bahkan berusaha mengatur-atur apa yg pemimpin hrs lakukan. Yoab sering mekakukannya terhadap Daud.

Daud paham bhw jika dibiarkan maka Yoab bs menjd batu sandungan bagi Salomo di masa nanti dia memerintah. Yoab hrs dilenyapkan demi kokohnya pemerintahan Salomo atas Israel. Kitapun jgn membiarkan sikap spt Yoab ada dlm diri kita. Lakukanlah tugas sesuai yg diperintahkan pimpinan, jgn dikurangi atau ditambahi, krna dampaknya bs membuat nama baik pemimpin kita tercoreng. Jgn merugikan org lain demi mendpt penilaian baik, raihlah semuanya dg cara yg terhormat dan sesuai aturan yg ada.

Posted in Renungan | Comments Off on Bertindak Sendiri

Bukan Sekedar Makanannya

DI 03072019

Amsal 15:17 KJV
Better is a dinner of herbs where love is, than a stalled ox and hatred therewith.

  • Lebih baik sebuah makan malam daun-daunan di mana ada kasih, daripada sebuah daging sapi dan kebencian ada bersamanya.

Semua org pasti suka mknan yg enak, apalg daging sapi yg bs diolah menjd berbagai jenis masakan. Namun mkn sndrian berbeda dg mkn bersama. Mkn sndrian kita lebih fokus pd lezatnya mknan yg disantap, tetapi mkn bersama bkn sekedar rasa mknannya, tp jg suasananya mempengaruhi nafsu mkn kita.

Ayat ini berkata lebih nikmat mkn bersama yg sederhana tp suasanya penuh kasih, gembira, santai, dibandingkan mkn bersama mknan yg mewah namum suasananya tegang, penuh rasa takut, dan kebencian. Jd org yg duduk mkn bersama kita blm tentu ada damai dg kita. Suasana bs menjd sunyi, tiba-tiba terdengar piring berbunyi dan pertengkaran mulai terjd. Nafsu mkn jd hilang, yg ada adalah sebuah trauma: mkn bersama tdklah menyenangkan.

Betapa pentingnya sebuah pendamaian dlm sebuah hubungan, bila ada masalah maka secepatnya diselesaikan dan jgn dibiarkan berlarut-larut. Bila terjd masalah dlm sebuah hubungan, maka doa bs terganggu, bekerja tdk bs konsentrasi bahkan hingga sulit tidur. Tubuh menjd cepat lelah drpd biasanya. Pikiran dipenuhi dg hal-hal yg membuat kita pusing, dsbnya. Segeralah berdamai, spya kita bs menikmati hidup dg gembira dan sukacita.

Mkn bersama merupakan salah satu kebutuhan jiwa kita, bs bersama-sama menikmati berkat Tuhan sambil bercanda tawa akan membuat semangat hidup kita bertambah. Sukacita membuat kita lebih sehat, kebencian membuat tubuh kita menjd lelah dan rentan terkena penyakit. Hapuskan kebencian dan hiduplah penuh kasih satu sama lainnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Bukan Sekedar Makanannya

Siapa Sangka?

DI 02072019

Kejadian 42:6

  • Sementara itu Yusuf telah menjadi mangkubumi di negeri itu; dialah yang menjual gandum kepada seluruh rakyat negeri itu. Jadi ketika saudara-saudara Yusuf datang, kepadanyalah mereka menghadap dan sujud dengan mukanya sampai ke tanah.

Nasib seseorg tdk ada yg tahu, hari ini mgkin dia seorg yg besar, berkuasa, kaya raya, namun bbrpa wkt kemudian keadaan menjd sebaliknya. Krna itulah kita hrs sadar diri dan memperlakukan siapapun dg baik.

Yusuf bagi sdr-sdrnya hanyalah seorg adik yg membuat mrka iri krna sangat disayangi oleh ayah mrka. Yusuf akhirnya diperlakukan tdk baik dan suatu saat justru hidup mrka bergantung pd Yusuf. Org yg mgkin kita perlakukan tdk baik, justru di kemudian hr bs menjd ‘pahlawan’ dlm hidup kita.

Memandang rendah org yg kelihatannya bodoh, miskin, selalu meminta pertolongan, adalah sikap yg salah, krna mgkin saja keadaan mrka berbalik, mrka bs menjd org berada, berkuasa, dsbnya. Sdr-sdr Yusuf tak ada yg mengira bhw adik yg mrka jual ke org asing malah menjd penguasa di Mesir, pny kuasa memasukkan mrka dlm penjara, bahkan mgkin saja melakukan yg buruk sbg aksi balas dendam. Jgn sombong dg keadaan kita yg sdg baik, krna Tuhan pny kuasa ‘menukarnya’ dg nasib org lain.

Kalau kita ada di posisi Yusuf, jgn balas kejahatan dg kejahatan. Ingat jg bhw Tuhan yg mengubah keadaan kita, Dia berkuasa mengangkat, tp Dia berkuasa menjatuhkan jg. Di level manapun kita hidup, sadarlah bhw ada Tuhan yg menentukan semuanya. Berlakulah baik dan taati Firman Tuhan, maka Dia akan membw kita naik ke level yg lbh tinggi lagi.

Posted in Renungan | Comments Off on Siapa Sangka?

Bisakah Tak Ada Tuhan?

DI 01072019

Mazmur 139:7 KJV
Whither shall I go from thy spirit? or whither shall I flee from thy presence?

  • Kemana akan aku pergi dari Roh-Mu? Atau kemana akan aku melarikan diri dari kehadiran-Mu?

Adakah tempat yg tdk ada kehadiran Tuhan di sana? Dia Mahahadir, bahkan sekalipun di tempat-tempat yg penuh dg perbuatan dosa manusia, Dia ada. Dia melihat dan tahu semua yg manusia kerjakan, tdk ada yg luput dr pantauan-Nya.

Kita tdk bs lari dr Tuhan, satu sisi ini bcra ttg pertanggung jwban kita pd Tuhan, ini pasti hrs terjd dan hrs kita lakukan. Di sisi lain kita tdk bs lari dr kasih Tuhan, bahkan di saat kita merasa bhw kita tdk lg dikasihi Tuhan oleh bnyk sebab: mgkin krna kita merasa terlalu berdosa dan kotor di hadapan Tuhan, mgkin krna kita mengalami kejenuhan dan putus pengharapan, atau mgkin krna Tuhan tdk bertindak apa-apa.

Ada saat mgkin kita merasa Tuhan ‘tdk bisa’ menolong kita krna Dia tdk hadir dlm situasi yg kita hadapi. Kita dibiarkan terdesak hingga di ujung tanduk, hingga di detik-detik krusial yg sangat menentukan, Tuhan masih tdk berbuat apa-apa. Itu yg ada dlm pikiran kita, namun ternyata itu salah.

Beda pemikiran antara Tuhan dg kita adalah: menurut kita sdh selesai, menurut Tuhan itu blm selesai, menurut kita terlambat, mnrut Tuhan masih blm terlambat, mnrut kita ini sebuah kutuk, mnrut Tuhan justru itu benih berkat, dsbnya. Kita berpikir Tuhan tdk menjwb doa kita, pdhal Dia sedang menjadikan segala sesuatu indah pd waktu-Nya. Kita pergi menjauh dr Tuhan, Dia tdk membiarkan kita bgtu saja. Kemanapun kita coba pergi, Tuhan ada di sana. Kita tdk sendirian krna Tuhan ada di mana kuta berada.

Kita mgkin habis akal, namun jgn habis pengharapan pd Tuhan. Lazarus dibangkitkan pdhal sdh 4 hr dikubur (Yohanes 11:17), sdh mustahil namun menjd tdk mustahil. Seberapa besar dosa kita, darah-Nya tersedia utk memperdamaikan kita dg Tuhan. Tak ada gunanya menjauh dr Tuhan, tetapi mendekatlah pd Tuhan dan tinggallah di dlm Dia dan Dia di dlm kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Bisakah Tak Ada Tuhan?

Informasi Tentang My Channel

Shalom, terimakasih atas perhatian teman-teman yang telah mengunjungi website ini dan membaca sharing renungan yang ada. Semoga terus menjadi berkat bagi kita semua.

Kini tersedia sharing renungan dalam bentuk video, silahkan klik ‘My Channel’ di bagian atas, kemudian pilih video yang ingin ditonton, atau bisa juga mengunjungi Youtube Channel ‘Kodansays About’ melalui aplikasi Youtube.

Tuhan Yesus Memberkati.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Informasi Tentang My Channel

Mengasihi Sesama

DI 29062019

1 Yohanes 4:12 KJV
No man hath seen God at any time. If we love one another, God dwelleth in us, and his love is perfected in us.

  • Tak seorangpun telah melihat Tuhan di waktu kapanpun. Jika kita mengasihi satu sama lain, Tuhan berdiam di dalam kita, dan kasih-Nya itu disempurnakan dalam kita.

Bgmna spya Tuhan tetap tinggal di dlm kita? Melalui puasa kah? Bnyk berdoa? Rajin beribadah? Ternyata bkn itu jwbannya.

Ayat di atas menjelaskan bhw Tuhan itu tinggal menetap atau berdiam dlm diri org yg mengasihi satu sama lainnya. Hrs dibedakan dg mengasihi sesama scra umum, satu sama lain berarti dg org-org yg sering berinteraksi dg kita, satu komunitas, satu atap, satu divisi, dsbnya. Dlm bergaul tentu saja akan pernah timbul perbedaan pendapat, kemungkinan saling melukai hati, salah paham, dsbnya. Namun bisakah tetap mengasihi dg kondisi yg demikian?

Tuhan itu kasih, org yg di dlmnya berdiam Roh Tuhan pasti memiliki kasih Tuhan. Makin saling mengasihi maka kasih Tuhan di dlm kita makin disempurnakan. Artinya makin lebih mudah utk toleran, mengampuni, memaklumi dan selalu mencari perdamaian utk semuanya. Inilah yg krg dipahami oleh bnyk org Kristen yg lebih tertarik dg hal-hal supranatural atau alam roh dibandingkan dg mempraktekkan kasih dlm keseharian.

Tdk membangun hubungan baik dg Tuhan akan berakibat kita sulit utk saling mengasihi. Yg berlaku adalah baik dibalas baik, jahat dibalas jahat. Kasih justru memampukan kita membalas yg jahat dg yg baik. Dendam menguasai org yg tdk ada Roh Tuhan di dlm dirinya, tetapi org yg kasihnya makin disempurnakan Tuhan akan sangat mudah tdk mengizinkan dendam mengusai dirinya. Krna itulah bangun trs hubungan dg Tuhan, jgn sampai menjauh apalg terhilang dr Dia.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengasihi Sesama

Mengucap Berkat

DI 28062019

Markus 6:41

  • Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka.

Peristiwa ini tentu sdh sering kita baca, namun ada sebuah pelajaran penting ttg bgmna mujizat pelipat gandaan 5 roti dan 2 ikan ini bs memberi mkn 5000 org laki-laki, blm termasuk wanita dan anak-anak, serta masih menyisakan 12 bakul.

Yg Yesus lakukan adalah menengadah ke langit kemudian memberkati 5 roti dan 2 ikan yg ada. Dlm bhsa aslinya, kata memberkati adalah ‘eulogeō’ yg berarti to speak well of, artinya berbicara yg baik tentang, dlm hal ini, Yesus memberkati 5 roti dan 2 ikan ini kemudian mengatakan yg baik ttg roti dan ikan yg ada, barulah dibagikan kpd bnyk org.

5 roti dan 2 ikan bs menggambarkan sebuah keadaan sulit sdg terjd namun yg dimiliki tdklah bgtu berarti utk mengatasi keadaan yg ada, ibarat pny hutang 5 milyar namun hanya pny uang 5 juta di tabungan, tdk berguna, tdk bs digunakan utk melunasi hutang yg ada. Tapi di tangan Tuhan, apa yg tdk berguna, yg sedikit, bs Tuhan lipat gandakan dan menjd solusi bagi masalah yg dihadapi. Inisiatif mujizat dlm kasus spt ini hrslah berasal dr Tuhan sndri, bkn kemauan kita. Kalau Tuhan berkehendak maka mujizat pasti terjd. Serahkan semuanya pd Tuhan, maka Dia yg melakukan mujizat bagi kita.

Kalau Tuhan meminta, serahkan saja, pasti ada tujuan dan hasil yg baik. Spt janda miskin yg membuatkan mknan utk Elia krna diminta Elia sndri, akhirnya hidupnya tetap terpelihara. Ketaatan akan selalu membuka pintu solusi atas masalah yg sdg kita hadapi. Walaupun kelihatannya tdk normal, tdk masuk akal, taat saja dan lihat bgmna kuasa Tuhan bekerja atasnya. Tuhan mengambil, tp Dia mengembalikannya pd kita lebih dr yg Dia ambil dr kita. Tetap percaya dlm Tuhan ada jln keluar dan solusi.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengucap Berkat