DI 05112018
Matius 11:29 KJV
Take my yoke upon you, and learn of me; for I am meek and lowly in heart: and ye shall find rest unto your souls.
- Pikulkah kuk-Ku, dan belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati, dan kamu akan menemukan istirahat untuk jiwamu
Jiwa kita itu apa? Dlm bhsa aslinya, jiwa dlm ayat ini adalah ‘psuchē’ yg berarti nafas kehidupan. Jiwa jg adalah tempat bagi perasaan, hasrat, kasih sayang, ketdk sukaan, dsbnya. Jiwa yg tdk ‘sehat’ bs mempengaruhi tubuh dan roh kita.
Ayat ini berkaitan dg perkataan Yesus sblumnya mengenai bgmna cara org yg letih lesu dan berbeban berat spya bs mendptkan kelegaan. Caranya adalah memikul kuk yg Tuhan berikan dan bljar dr Yesus. Kuk adalah palang kayu dengan jepitan kayu vertikal yang memisahkan kedua binatang penarik sehingga bersama-sama dapat menarik beban berat. Jd kuk bukan utk digunakan seekor binatang (lembu jantan), minimal berdua. Ini melambangkan perjalanan hidup kita dg Tuhan, kita tdk mampu sndrian, perlu Tuhan, dan Dia akan mengajari kita.
Dlm perjalanan hidup kita, ada wkt di mana kita bs kehabisan tenaga dan menjd lelah, kehilangan semangat dan putus asa, di saat spt ini, kita perlu wkt utk beristirahat. Kata istirahat dlm bhsa aslinya adalah ‘anapausis’ yg berarti ‘waktu turun minum’. Ini spt dlm sebuah pertandingan di mana ada sdkit wkt utk bs minum sambil mengatur strategi dan menerima pengarahan dr pelatih yg semenjak awal mengamati pertandingan. Jd memang butuh wkt sdkit utk ‘turun minum’, mengevaluasi diri, menentukan apa yg tepat utk dilakukan, dan bgmna bs menang.
Kalau sdh jenuh, mengalami kebuntuan, sulit menguasai emosi, dsbnya, itu adalah tanda kita butuh wkt utk ‘turun minum’, kembali mengisi kehidupan kita dg energi yg baru. Kalangan umum melakukannya dg pergi piknik, berlibur panjang dan memanjakan diri spya relax, namun kadang justru scra fisik malah capek krna perjalanan panjang. Scra rohani, kita lakukan dg mendekat pd Tuhan.