Tidak Masuk Akal

DI 01042026

Lukas 24:9, 11 ILT3
Dan setelah kembali dari kubur, mereka memberitahukan semua hal ini kepada kesebelas murid dan kepada semua orang selebihnya.
Namun perkataan mereka tampak seperti tidak masuk akal bagi mereka sehingga mereka tidak memercayainya.

Kubur Yesus yg dijaga ketat pastilah sulit bagi org biasa utk melakukan sesuatu di sana, apalagi para perempuan yg datang menjenguk kubur Yesus berkata bhw Dia telah bangkit.

Bbrpa kali sebelum penyaliban-Nya, Yesus sering membahas ttg Dia akan mati dan jg bangkit. Tp para murid tdk begitu paham & mgkin kurang percaya, pdhal mereka sndri menyaksikan bgmna Lazarus yg 4 hari di dlm kubur bs hidup kembali. Mgkin karna mereka sangat ketakutan sehingga tidak mengingat apa yg Yesus katakan. Alasan mereka tdk percaya kabar yg dibawa oleh para perempuan itu karna ‘tdk masuk akal’ mereka, mana mungkin, atau mengira itu semua halusinasi karena sdg berduka. Tp kemudian di antara mereka ada yg ingin membuktikan dan datang ke kubur Yesus, dan mereka melihat sendiri Yesus tdk ada dlm kubur, para penjaga telah pergi. Dlm hal ini kita belajar bhw sesuatu yg tdk bisa masuk akal atau logika kita, ada baiknya kita coba buktikan utk tahu kebenarannya.

Kita beriman berarti tidak mengandalkan logika, bukan berarti berpikir menolak apa yg logika katakan, tetapi terbuka utk hal yg spiritual sifatnya, sesuatu yg melampaui logika manusia. Mujizat Tuhan itu nyata & melampaui logika. Dlm Alkitab, kita dapat temui banyak peristiwa yg tdk masuk akal, di sinilah kita dihadapkan pd pilihan untuk hidup berdasarkan iman ataukah logika? Kita hidup dlm 2 ‘dimensi’ sekaligus, yaitu alam jasmani: hidup dlm tubuh jasmani yg terikat dgn keterbatasan waktu, kemudian kita jg hidup dlm alam rohani, roh kita yg sifatnya kekal akan hidup dlm kekekalan setelah meninggalkan tubuh fana kita. Jd hal yg jasmani dan rohani, keduanya hrs berimbang saat hidup di dunia ini, tetapi nantinya yg tetap kekal hanyalah roh kita.

Manusia mengalami kebuntuan jika hanya mengandalkan akalnya saja, Tuhan tidak terbatasi oleh apapun, karena itu hiduplah berdasarkan iman.

Posted in Renungan | Comments Off on Tidak Masuk Akal

Yang Bukan Utama

DI 31032026

Lukas 24:33, 35
Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.

2 murid yg ditemui Yesus setelah bangkit ternyata di luar dr 11 murid utama Yesus, 11 karena Yudas Iskariot telah mati karna pilihannya sendiri.

Kita tahu ada 12 murid utama Yesus dan murid-murid lain, misalnya ada 70 murid: Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya (Lukas 10:1). Jadi 2 murid yg sdg menuju Emaus ini mungkin bagian dr 70 murid itu. Menariknya mereka sadar bhw orang yg bersama mereka itu Yesus, setelah Yesus memecah-mecah roti, dan ini mengingatkan mereka ttg guru mereka, ini sepertinya mengingat peristiwa Yesus memberi makan lebih dr 5000 org, dalam peristiwa itu Yesus mengucap berkat dan membagikan roti-roti pd 5000 org itu. Jadi 2 murid ini mendapat keistimewaan dari Yesus, ditambah mereka masih diajar ttg kitab suci dan mereka akhirnya paham.

Kadang kita berpikir bhw hanya org yang tertentu saja mendapat keistimewaan dr Tuhan, misalnya hamba Tuhan tertentu yg mahir dlm menafsirkan ayat Alkitab, lalu dijadikan bahan khotbah yg bagus. Tetapi sebenarnya org-org biasa juga bisa diberi keistimewaan itu asalkan Tuhan sendiri yg berkehendak. Di zaman skrg ada juga para jemaat yg mampu berkhotbah dg baik, jg ada pengusaha yg menjd pengkhotbah tp dia bukan pendeta, dsbnya. Ketekunan jd salah satu faktor penting. Keahlian dapat dipelajari tanpa mengikuti kelas, itu yang biasa kita sebut otodidak, tapi memang yg membedakan tentu legalitasnya, mungkin ahli tp tanpa sertifikat atau ijazah. Tuhan bekerja di setiap hidup org percaya, diberi karunia sesuai kehendak Tuhan, meskipun dia org biasa saja.

Jgn menyanjung seseorg berlebihan atau mengecilkan diri sendiri, semua org dapat dipakai Tuhan sesuai kehendak-Nya, buka hati dan pikiran kita utk Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Yang Bukan Utama

Hati Yang Berkobar-Kobar

DI 30032026

Lukas 24:32
Kata mereka seorang kepada yang lain: “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?”

Yesus menampakkan diri pd 2 murid yang sedang berjalan menuju Emaus, namun di dlm perjalanan itu Yesus tdk dikenali dan pd akhirnya Dia melakukan pemecahan roti.

2 murid ini menyadari sesuatu yaitu suatu rasa dlm hati mereka: berkobar-kobar saat Yesus menerangkan isi kitab suci tentang hubungan kitab suci dgn Mesias. Tentu di dlm keseharian kita, pernah merasakan yg dirasakan 2 murid Yesus ini, mgkin bukan berkobar-kobar, tp ada semangat saat kita berbincang dgn seseorg. Berarti dlm diri org itu ada sesuatu yang menyentuh hati, membuat kita bersemangat dan kuat. Dlm kisah kebangkitan Lazarus, ucapan Marta tdk begitu berpengaruh, tapi ucapan Maria itulah yg menyentuh hati Yesus. Pelajaran dr hal ini adalah jika ada Tuhan dlm hidup seseorg, dia bs membuat hati kita menjd tersentuh, bersemangat, berkobar-kobar, dsbnya, sesuatu yg bukan kesenangan yg biasa.

Kita tdk tahu isi hati dan pikiran orang lain tetapi kita bs menilai apakah dlm diri org itu ada Tuhan atau tdk, bukan perbuatan baiknya, karena org atheis jg berbuat baik, tetapi apakah saat kita dekat dgn dia dan berkomunikasi, yg dia katakan dan yg dia lakukan itu bs berpengaruh pd hati kita dg rasa yg positif. Jgn menilai org hanya dari penampilan luarnya yg kadang itu sesuatu yg dibuat-buat atau palsu. Salah satu cara kita menilainya dari apa yang kita rasakan saat bersama dia. Terkadang kita tertipu oleh kharisma seseorg, org bisa dihormati karena kekayaannya, tapi begitu kekayaan itu pergi, dia bukanlah siapa-siapa. Tetap jaga suasana hati kita supaya mudah utk merasakan Tuhan dlm diri seseorg, tidak mudah tertipu dgn yg hanya terlihat mata jasmani.

Jadilah org yg membuat hati orang lain jd berkobar-kobar ketika bersama mereka, bukan justru merasa bosan dan ketakutan saja.

Posted in Renungan | Comments Off on Hati Yang Berkobar-Kobar

Kedatangan Tuhan

DI 28032026

2 Petrus 3:4, 9 ILT3
Dan yang berkata, “Di manakah janji mengenai kedatangan-Nya, karena sejak leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap berlangsung demikian dari sejak awal penciptaan?”
Tuhan tidak menunda akan janji-Nya, sebagaimana beberapa orang menganggapnya penundaan, sebaliknya, Dia bersabar terhadap kita karena tidak menghendaki seorang pun binasa, melainkan supaya semua orang memperoleh pertobatan.

Kapan kedatangan Tuhan yang kedua kali, ini selalu jadi topik bahasan yg selalu bisa menarik perhatian bnyk org, tapi jgn lupa bhw tak seorangpun tahu kapan pastinya hari itu tiba.

Sejarah jg mencatat berbagai usaha untuk memberi tanggal kedatangan Tuhan, tapi semuanya meleset, hingga hari ini semua prediksi itu menyesatkan. Sebagian orang membahasnya dgn mengkaitkannya dgn tanda-tanda peristiwa yg sedang terjd, ini contohnya perang di Timur Tengah yang masih hangat, dikaitkan dgn kitab Wahyu. Membahas ini tentu tdk salah, tapi apa yg jadi tujuannya? Membanggakan diri karna pny banyak pengetahuan dan informasi? Atau mencari untung dgn mengadakan yg spt seminar atau ingin laris diundang oleh gereja utk berkhotbah? Seharusnya dalam membahas kedatangan Tuhan, tujuannya supaya kita semua bersiap diri, makin hari pastinya makin dekat dg kedatangan-Nya ini.

Kenapa Tuhan belum datang kembali ke-2 kalinya? Salah satu penjelasannya ada di dlm ayat ini: Tuhan bersabar supaya lebih banyak org yg bertobat, Dia tdk ingin ada yg binasa. Jadi ini ttg anugerah, pintu utk keselamatan masih terbuka, ada saatnya nanti tertutup dan tdk ada yg bisa masuk. Jadi drpd mengikuti seminar ini itu, lebih berguna bagi kita utk menginjil, mulai dari keluarga kita, lingkungan sekitar kita dan hingga ujung bumi. Penginjilan jgn sampai terhenti karena gereja sudah penuh, bukan itu patokannya, tapi saat lebih banyak org yg bertobat dan diselamatkan. Waktunya terus mendekat, bgmna persiapan kita pd hari-hari ini? Jgn sampai saat hari itu tiba, kita terkejut dan tdk siap sama sekali. Jgn sampai keselamatan itu terlepas.

Tuhan ingin lebih banyak org bertobat dan masuk kekekalan bersama Dia, tetap kita lakukan penginjilan sambil bersiap diri utk menyambut kedatangan-Nya.

Posted in Renungan | Comments Off on Kedatangan Tuhan

Waspada Guru-Guru Palsu

DI 27032026

2 Petrus 2:3 ILT3
Dan dalam ketamakan, mereka akan memanfaatkan kamu dengan kata-kata yang dibuat-buat. Bagi mereka, penghukuman tidak akan diam berlama-lama dan kebinasaan mereka tidak terlelap.

Selain nabi palsu, pihak yg juga berbahaya bagi kerohanian orang Kristen adalah guru palsu, tentu ini bukan guru akademis yang mengajar di sekolah.

Dlm kehidupan org Yahudi zaman itu, ada bbrpa tahapan pendidikan yg wajib diikuti oleh setiap org, ada guru di setiap level yg diikuti. Yesus sendiri jg seorg guru, dalam bbrpa bagian dr Injil, para murid dan orang lain sering memangil Dia sbg guru. Ajaran Yesus saat itu seringkali dinilai berlebihan dan dianggap menyimpang, karenanya di bbrpa peristiwa, Dia hendak dihakimi oleh massa, tetapi Dia selalu meloloskan diri, karena memang belum waktunya bagi Dia untuk ditangkap. Sejak zaman gereja awal telah muncul guru-guru palsu, pengajaran yang mereka ajarkan tentunya berbahaya dan cenderung menyesatkan. Satu sifat mereka disebut dlm ayat ini: ketamakan, dan ini tentu saja berhubungan jg dengan uang dan kepopuleran.

Cara mereka bekerja, disebutkan dlm ayat ini dgn memanfaatkan org-org memakai kata-kata yg dibuat-buat. Wujudnya dapat berupa nubuatan palsu, penafsiran hukum Tuhan yg tdk Alkitabiah, dsbnya. Di zaman kini bs kita temukan bnyk peristiwa buruk yg berkaitan dgn guru palsu. Hal yg salah diputar balikkan menjd benar demi meraih simpati org banyak. Berhati-hatilah dalam menumbang ttg sesuatu dari Tuhan atau bukan, karena org terbiasa mengucapkan sesuatu dgn: “Tuhan bicara pada saya”. Di dlm hal ini sulit utk mengujinya, tapi yang bs dipertimbangkan ialah karakter orang itu, baik atau tdk. Kriteria yg kemungkinan bs menjd guru palsu tentu saja mereka yg berkaitan dgn khotbah, pengajar akademis teologia, konselor, dsbnya. Tentu saja bkn institusinya, tp oknum-oknumnya.

Waspada dgn doktrin-doktrin yg beragam, uji dgn kebenaran firman Tuhan. Jgn kita mudah percaya dgn semua yg diakui bhw itu dari Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Waspada Guru-Guru Palsu

Karena Perbuatan

DI 26032026

2 Petrus 2:2
Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat.

Mengapa sebagian org menolak menjadi Kristen? Spt dlm ayat ini, itu karena gaya hidup yg ditunjukkan sebagian org Kristen ini tdk sesuai dgn perintah Tuhan.

Kristen tp gaya hidupnya bertentangan dg firman Tuhan, jd hanya sekedar berstatus memeluk agama tp hidupnya diatur oleh dirinya sendiri. Kasus-kasus dr oknum org yg statusnya Kristen tp hidupnya duniawi dan dikuasai hawa nafsu, banyak kita bisa lihat di sekitar kita. Akibatnya Kristen jadi bahan hujatan dr mereka yg menolak Injil, menertawakan dan memvonis tidak baik menjd Kristen, tdk ada bedanya dgn yang lain, bahkan lebih hancur dan bejat hidup mereka. Tentu ini sangat menghambat di dalam kita menginjil, semua doktrin yang berkaitan dgn keselamatan seakan tidak efektif membuat seseorg percaya karena mereka melihat gaya hidup org-org yang Kristen hanya sekedar status saja, tidak lebih baik bahkan dibandingkan dengan yg atheis.

Hidup yg mengikuti hawa nafsu manusia semata, hasilnya hanyalah menikmati yg nikmat sesaat, tapi hati hampa tanpa ada Tuhan di dalamnya. Kelihatannya bahagia tp di dalamnya kosong, rapuh, ketakutan & hal negatif lainnya. Hidup mereka seperti jalan raya tanpa rambu lalu lintas, mudah terjd hal-hal yg membahayakan, tapi bagi mereka itu tdklah penting. Biasanya saat menjelang kematian, mereka ketakutan & tdk damai sejahtera, karena baru melihat kenyataan yg sebenarnya saat rohnya itu akan beralih dr hidup dlm tubuh, kembali pd Tuhan. Karena hidupnya tdk beres dlm pandangan Tuhan, bukan keselamatan yg dia terima tapi penghukuman Tuhan yang kekal sifatnya. Kecuali menjelang ajal itu mereka sadar bertobat, maka semua yang mereka buat di dunia hanya sia-sia.

Memuliakan nama Tuhan bukan sekedar saat beribadah, tp lewat cara hidup kita yg sesuai firman Tuhan, ini yg lebih penting & hrs kita tunjukkan pd semua org.

Posted in Renungan | Comments Off on Karena Perbuatan

Mati Dalam Dosa

DI 25032026

Yohanes 8:21
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: “Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang.”

Apa makna kalimat ‘mati dalam dosa’ dlm ayat ini? Tentu kita hrs melihat konteks dr perkataan ini supaya makna sebenarnya tdk terlewatkan.

Yesus sdg berbicara ttg merdeka dr dosa, siapa yg hidup dalam keadaan berdosa, ia sesungguhnya adalah hamba dosa. Kata hamba dlm konteks zaman itu adalah org yg tdk merdeka, tdk punya kebebasan dan menjd hak penuh bagi tuannya melakukan apa yg tuannya mau. Bahkan nyawa juga menjd milik tuannya. Org yg berbuat dosa trs menerus, digambarkan sbg hamba dari dosa itu sendiri. Tdk mampu menolak dari keinginan berbuat dosa, itulah sebabnya di sekitar kita banyak ditemukan org-org yang katanya ingin lepas dr dosa tapi tdk pernah bs terlepas. Utk kepemilikan bisa terjd, maka perlu ada penebusan: “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:20).

Melawan keinginan dosa itu perjuangan di sepanjang hidup kita, jgn berpikir sdh tua dan tubuh lemah berarti tdk bisa berbuat dosa lagi, karena pikiran kita trs bekerja & banyak dosa yg terjd diawali dr yang kita pikirkan. Belum lagi soal hati kita, jika bkn Tuhan yg menguasainya, hati kita pastinya dipenuhi dgn semua yg kotor dan najis. Di sinilah perlu kita pahami, dosa bukan saja ttg perbuatan, tp pikiran dan niat yg timbul dari itu. Tuhan sdh memerdekakan kita dr dosa, jgn kembali lagi utk dikuasainya, ini yg jadi bagian kita: “Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dr kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula (2 Petrus 2:20).

Pertahankan kemerdekaan kita dari dosa, jgn kembali menjadi hamba dosa, tetaplah berjuang sepanjang hidup kita utk menang melawan keinginan berbuat dosa.

Posted in Renungan | Comments Off on Mati Dalam Dosa

Meresponi Panggilan Tuhan

DI 24032026

Kisah Para Rasul 2:38-39
Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.”

Ternyata utk menerima keselamatan, ada panggilan dr Tuhan yg mendahuluinya, ini tentu mengundang pertanyaan: adakah yg tdk dipanggil Tuhan utk diselamatkan?

“Ketika Aku ada bersama mereka di dunia ini, Aku senantiasa memelihara mereka dalam Nama-Mu, yaitu mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, Aku telah menjaganya dan tidak seorang pun dari antara mereka yang binasa, kecuali anak kebinasaan itu, supaya kitab suci dapat digenapkan (Yohanes 17:12 ILT3). Dalam ayat ini disebutkan bhw ‘anak kebinasaan’, berarti memang ada pengecualian bbrpa kategori ttg siapa yg selamat dan yang tdk selamat. Tuhan tentu adil, menginginkan semua org diselamatkan, karna itu Tuhan memangilnya dahulu, tp kalau diabdikan, apalagi menolak, tentunya tidak selamat dan berakhir dgn kebinasaan. Ditawarkan utk diselamatkan tapi malah ditolak.

Meresponi panggilan Tuhan ini dibuktikan dgn memberi diri dibaptis, pengampunan dosa terjadi atas kita. Sblum dibaptis, kita hrs memiliki pertobatan yg sungguh, tidak lagi melihat ke belakang, dulu kita hamba dosa: “Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa” (Yohanes 8:34). Dosa lah yg menjd pemisah antara kita dgn Tuhan, melalui pengampunan dosa ini maka kita menjadi diperdamaikan dgn Tuhan, layak utk dapat diselamatkan, tidak binasa dan memiliki hidup kekal. Jadi tdk semua org, ada bbrp yg akhirnya binasa, ini karena dg sengaja menolak panggilan keselamatan yg Tuhan berikan, ujungnya adalah penyesalan yang tdk bs diubah lagi.

Kita yg meresponi panggilan keselamatan ini hrs dibuktikan dgn hidup benar, kudus, dan berkenan di hadapan Tuhan, jg terus memberitakan Injil bagi yg blm percaya pd Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Meresponi Panggilan Tuhan

Ibadah Hari Minggu

DI 23032026

Kisah Para Rasul 20:7
Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus berbicara dengan saudara-saudara di situ, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya. Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam.

Kenapa org Kristen beribadah pd setiap hr Minggu? Bukankah Sabat itu di hr Sabtu? Bgmna kita menjwb hal ini bukan saja dgn sejarah, tapi juga dgn data dr Alkitab.

Dlm ayat ini, ketika para murid berkumpul utk memecah roti, ini dilakukan di hari yg pertama dlm minggu itu. Hari Minggu itu adalah hr pertama, sementara hr Sabat itu adalah hr Sabtu, hari ke-7. Tuhan di hari yg ke-7 berhenti dr penciptaan, hari Sabat ini jg dikuduskan (Kejadian 2:3). Kemudian di dlm 10 Perintah Tuhan, menguruskan hari Sabat menjd perintah ke-4 (Keluaran 20:8) dan dilakukan trs menerus hingga saat ini. Namun yg perlu diingat bhw orang Kristen tdk berpedoman pd hukum Taurat, karena Hukum Taurat itu Tuhan berikan hanya utk bangsa Israel, bukan utk semua bangsa. Di zaman gereja mula-mula, para rasulpun tidak menyuruh org Kristen pd zaman itu utk mengikuti hukum Taurat. Sederhana pengertiannya ialah ini: Yudaism dengan Kristen itu beda.

Yesus bangkit di hari pertama dr Minggu, artinya di hari Minggu. Ini yg jadi landasan bagi pelaksanaan ibadah gereja, sebagai peringatan bahwa Yesus bangkit pd hari pertama atau hr Minggu. Bila kita melihat gereja pada masa awal: “Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati (Kisah Para Rasul 2:46). Persekutuan dilakukan tiap hari, sesuatu yg mgkin sulit dialami gereja masa kini yg jemaatnya tentu perlu bekerja & berusaha utk memenuhi kebutuhan hidup. Realita bhw sebagian gereja beribadah hari Sabtu tentunya dihormati sbg doktrin intern, tapi tentunya jg beribadah di hr Minggu bukan sebuah kesalahan.

Yg penting bukan ibadah pd hari apa, tapi benarkah kita beribadah dgn segenap hati dan takut akan Tuhan? Jgn sampai hanya tubuh datang di gereja tp pikiran pelesir ke mana-mana.

Posted in Renungan | Comments Off on Ibadah Hari Minggu

Memikirkan Hal Yang Sama

DI 20032026

Filipi 4:2 ILT3
Aku menasihati Euodia, aku juga menasihati Sintikhe, agar memikirkan hal yang sama di dalam Tuhan.

Perbedaan pikiran dan perencanaan kerap kali terjd dlm dunia pelayanan, dlm ayat di atas, rasul Paulus menasehati 2 org yang tampaknya berbeda pandangan & pikiran ttg sesuatu.

Kedua wanita ini agaknya tergolong para pemimpin di gereja Filipi, mgkin sbg para diaken, dlm suatu kondisi, mereka timbul perdebatan yg sengit sehingga perlu bagi rasul Paulus utk menasehati mereka. Isi dari nasehat rasul Paulus adalah supaya mereka berpikiran yg sama di dlm Tuhan. Jadi ini masalah perbedaan pikiran yang mereka miliki masing-masing, merasa yg paling benar dan pikiran orang lain kurang tepat. Terlihat bhw mereka masih kuat di dlm memegang ego masing-masing, dlm hal berpikir masih mengandalkan logika & jalan pikiran masing-masing yg dianggap yg paling benar utk diterapkan. Nasihat ini meluruskan masalah yg ada bhw di dalam melayani, pikiran yg ada dlm Kristus yang hrs jadi pedoman.

Intinya adalah bgmna utk mewujudkan yg jadi maunya Tuhan, bukan maunya sndri, jadi lihatlah dgn cara pandang Tuhan, ini bkn sesuatu yg mudah. 2 org yg menonjol kadang sulit utk saling tenggang rasa, utk saling mengalah, apalagi mgkin ada para pelayan lain yg mendukung mereka, jadi ada kelompok atau kubu masing-masing sehingga bs menimbulkan perpecahan di ujungnya. Padahal keduanya amat sangat membantu Paulus dlm pelayanannya, jadi jgn sampai berakhir perpecahan, masalah di antara mereka hrs terselesaikan supaya pelayanan di Filipi tetap berlangsung baik. Kalau ada yg lebih baik, knpa tidak diakui dan dipakai saja idenya? Kepentingan utk bersama yg harusnya dikedepankan, bkn ego masing-masing.

Berpikirlah spt Tuhan berpikir, sesuatu yg tdk mudah tp itulah cara utk menengahi perbedaan pandangan serta pikiran dalam dunia pelayanan, supaya jgn terjd sesuatu yg berujung perpecahan.

Posted in Renungan | Comments Off on Memikirkan Hal Yang Sama