DI 04072015
Yphanes 13:2 NKJV
And supper being ended, the devil having already put it into the heart of Judas Iscariot, Simon’s son, to betray Him,
Dan makan malam akan diakhiri, si jahat sudah menaruh ke dalam hati Yudas Iskariot anak Simon, untuk mengkhianati Dia.
Kalau hati kita tdk terjaga dg baik, maka iblis dg bebas bs ‘menaruh’ apa saja di dlm hati kita, ayat ini menjelaskan bhw iblis bs menaruh pikiran utk mengkhianati Yesus ke dlm hati Yudas Iskariot.
Bgmna bs seorg murid Yesus bs dg mudah dikuasai iblis pdhal dia selalu mengikuti Yesus dlm pelayanan-Nya? Para murid lainpun bahkan tdk tahu bhw Yudas Iskariot telah berencana utk mengkhianati Yesus. Hati manusia memang sulit dilihat dan dinilai.
Mgkin kita pny pengalaman dikhianati seseorg, apakah itu dlm dunia bisnis, dlm rumah tangga, dsbnya. Pasti kita sama sekali tdk menduga org itu akan berkhianat, dr ‘luar’ kelihatannya baik dan setia, ternyata di dlm hati dan pikirannya jahat dan penuh kepura-puraan, sptnya bersikap sbg rekanan atau bawahan yg baik, ternyata pny niat jahat.
Kita sndripun hrs waspada, iblis selalu berusaha menaruh yg jahat dlm hati kita, itu sebabnya kita hrs menjaga hati dg segala kewaspadaan yg penuh, bkn 1 atau 2 hari, tp setiap hari. Jgn sampai kita lengah, jgn sampai ada celah utk iblis menaruh apapun jg. Penuhi hati kita dg semua hal yg baik shga tdk ada tempat tersisa utk semua kejahatan.
Waspada itu baik tp bkn berarti curiga tanpa alasan yg kuat. Mudah curiga justru menjd sebuah celah bagi iblis utk bertindak sembrono dan merusak bnyk hal yg baik. Jgn cepat menyimpulkan sesuatu hanya dr yg kelihatan ‘luarnya’ tanpa kita tahu apa yg sbnarnya yg di ‘dalam’ diri seseorg. Bersikaplah ramah namun tetap waspada. Jaga hubungan baik yg telah terjalin lama.
Iblis selalu ‘menggelitik’ rasa curiga dan kebanggaan seseorg, dia ingin merusak suasana yg ada, memecah belah dan memasukkan rencana jahatnya. Waspada dan jagalah hati kita