DI 26112015
Ayub 42:13-15
Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan;
dan anak perempuan yang pertama diberinya nama Yemima, yang kedua Kezia dan yang ketiga Kerenhapukh.
Di seluruh negeri tidak terdapat perempuan yang secantik anak-anak Ayub, dan mereka diberi ayahnya milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya laki-laki.
Unik sekali mengapa justru anak-anak perempuan Ayub yg diceritakan lebih detail dibandingkan 7 anak laki-lakinya, pd zaman itu perempuan dianggap lebih rendah, sbg contoh, istri Ayub tdk disebutkan namanya sama sekali.
Dlm bbrpa kisah lainnya jg bbrpa tokoh perempuan tdk disebutkan namanya, hanya statusnya yg ditulis, misalkan janda Sarfat. Jd agaknya 3 anak perempuan Ayub ini bkn perempuan biasa.
Yg kita tahu adalah nama mereka, keterangan bhw mereka wanita tercantik di zamannya dan mendpt milik pusaka bersama 7 sdr laki-laki mrka, biasanya anak perempuan tdk pny hak itu.
Nama mrka yaitu Yemima (merpati, day by day = hari demi hari), Kezia (rempah-rempah spt kayu manis, minyak harum dr minyak urapan) dan Kerenhapukh (kosmetik mata), jika dihubungkan satu sama lainnya bs kita lihat sebuah hal yg ingin Ayub sampaikan pd keturunannya ttg apa yg dia alami bersama Tuhan. Yg saya pahami spt ini : hiduplah hari demi hari dg ketulusan (Yemima, sifat merpati, lambang Roh Kudus), dalam pengurapan dr hasil perkenanan Tuhan (Kezia, minyak harum dr minyak urapan), shga kita melihat segala sesuatu indah dlm Tuhan (Kerenhapukh, kosmetika mata).
Hiduplah hari demi hari dg ketulusan, dlm pengurapan dr hasil perkenanan Tuhan, shga kita melihat segala sesuatu indah dlm Tuhan, inilah pesan Ayub yg bs kita pelajari dr apa yg dia alami bersama Tuhan.
Sedikit org saja mgkin mengalami sebuah musibah sedahsyat apa yg dialami Ayub, yg kita alami itu blm seberapa, hadapi dg ketulusan hati, artinya hati bebas dr yg jahat, jgn buat kesalahan spya pengurapan Tuhan tetap ada dlm diri kita