Tuhan Beserta Kita

DI 05122015

Matius 1:23 NKJV
“Behold, the virgin shall be with child, and bear a Son, and they shall call His name Immanuel,” which is translated, “God with us.”

“Lihatlah, dara itu akan bersama dengan anak, dan melahirkan seorang Putera, dan mereka akan menamai Dia Immanuel, yang diterjemahkan “Tuhan beserta kita”.

Saat berdoa menyembah Tuhan semalam, Tuhan bcra ttg penyertaan-Nya, Dia mengambil perumpamaan penyertaan-Nya itu spt bayangan dr tubuh kita sndri.

Bayangan adalah hasil dr pencahayaan yg mengenai suatu obyek, apakah itu manusia, tumbuhan, hewan maupun benda-benda yg ada. Tapi bayangan tdk akan ada jika tdk ada cahaya yg mengenai obyek yg ada, atau dlm suasana gelap. Selama ada cahaya atau terang, maka bayangan itu akan selalu ada dan ‘seperti’ mengikuti ke manapun kita pergi.

Dlm tekanan hidup, menjalani proses yg ada, ada saat kita tdk berdaya dan tersudut, tak tahu harus berbuat apa lagi, ini spt kita berada dlm ‘gelap’. Kita bertanya: “Di mana Tuhan? Mengapa Dia tdk menolong? Mengapa Dia diam?” Spt kita tdk bs melihat bayangan kita sndri krna gelap di sekeliling kita. Lalu bgmna spya bayangan kita muncul kembali? Kita hrs berpindah ke tempat terang yg ada sumber cahayanya, bayangan kita muncul lagi.

Bnyk org tdk mau berpindah dr situasi ‘gelap’ menuju situasi ‘terang’. Firman Tuhan itu pelita/cahaya, saat ada dlm keadaan terpuruk, tetap percaya pd Firman Tuhan, ketika kita mulai kembali percaya, Firman Tuhan akan menerangi hidup kita, shga kita kembali sadar bhw Tuhan ada dekat kita dan selalu menyertai kita. Gerutu, bersungut-sungut dan stress akan membuat kita selalu dlm ‘gelap’, saat kita menguatkan iman kita pd Tuhan melalui Firman-Nya, kita kembali menemukan cahaya dan bs melihat situasi yg sdg terjd dg jelas.

Kita menjd takut krna kita mulai ragu akan Tuhan, ragu akan Firman-Nya, ragu akan janji Tuhan. Usir ketakutan itu dg percaya penuh pd Tuhan dan Firman-Nya. Kita hrs ‘berpindah’ dr gelap

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.