DI 28122015
Ester 7:2
Pada hari yang kedua itu, sementara minum anggur, bertanyalah pula raja kepada Ester: “Apakah permintaanmu, hai ratu Ester? Niscaya akan dikabulkan. Dan apakah keinginanmu? Sampai setengah kerajaan sekalipun akan dipenuhi.”
Raja sangat menyayangi Ratu Ester shga kalau setengah kerajaan diminta sekalipun, akan diberikan jg. Berbagi kerajaan dan kekuasaan.
Saya belajar dr apa yg saya alami kmrin siang. Saya diundang mkn siang oleh keluarga teman saya, anaknya yg kedua berulang tahun. Seusai ibadah di gereja, kami mampir membeli kue ultah dan selanjutnya mkn bersama di sebuah resto. Yg membuat saya terharu adalah itu bkn saja acara merayakan ultah anaknya, tp jg ultah saya, pdhal sdh lewat bbrp hari. Di atas kue ultah tertulis : Happy Bday Daniel and Abbey. Berbagi kue ultah, pdhal saya bkn anggota keluarganya, kalau anggota keluarga yg ultah sdh normal berbagi kue ultah utk dirayakan bersama.
Berbagi tdk sama dg memberi. Bedanya di mana?
Berbagi itu memberikan sesuatu yg sama dg yg kita miliki atau nikmati. Contoh: kita punya uang, beli 2 baju baru, yg 1 utk kita, yg 1 lagi kita berikan pd seseorg. Ini namanya berbagi: memberi yg sama dg yg kita miliki. Tapi kalau kita beli 2 baju, yg utk kita, kita beli 300 ribu harganya, sedangkan utk yg kita beri pd seseorg, kita beli yg 150 ribu. Ini bkn berbagi, tapi memberi, krna yg kita berikan tdk sama dg yg kita miliki.
Kita bs memberi tanpa didasari oleh kasih, tapi kasih mendorong kita utk berbagi. Kita beri uang seribu rupiah pd pengamen spya jgn ganggu saat mkn kita, bkn krna mengasihi. Tapi waktu kita beri mknan ‘kotak’ dan kita jg mkn mknan ‘kotak’ jg, itu berbagi.
Memberi bs krna terpaksa atau tdk enak hati, tp berbagi didasari kasih, kerelaan berkorban. Spt Tuhan Yesus berbagi roti dan ikan yg sama pd 5000 org lebih, roti dan ikan Yesus sama lezatnya dg yg dimakan semua org. Bahkan Tuhan ‘berbagi’ surga dg kita utk ditinggali bersama