Bukan Sekedar Penyimpangan

DI 18022016

Roma 1:25 KJV
Who changed the truth of God into a lie, and worshipped and served the creature more than the Creator, who is blessed for ever. Amen.

Yang mengubah kebenaran Tuhan menjadi sebuah kebohongan, dan menyembah dan melayani ciptaan lebih dari Sang Pencipta, yang diberkati untuk selamanya. Amin.

Sebaiknya membaca pasal ini scra utuh krna ini menerangkan ttg apa yg marak terjd hari-hari ini yaitu ‘LGBT’ :

Lesbian : wanita mencintai sesama jenis
Gay : pria mencintai sesama jenis
Biseksual : pria/wanita mencintai lawan dan sesama jenis
Transgender : pria/wanita mengubah kelamin dan kepribadiannya menjd lawan jenisnya.

Tentu saja bkn sekedar mencintai, disertai prilaku seksual hingga melakukan ‘pernikahan sesama jenis’, semua ini jahat di mata Tuhan bahkan dlm pasal ini, mrka yg terlibat di dlmnya layak utk mati.

Mrka yg terlibat dlm LGBT bkn sekedar sedang melakukan dosa, tp dlm ayat ini jelas dikatakan bhw mrka sdg menyembah dan melayani sebuah ‘ciptaan’. Apa itu ‘ciptaan’, apakah iblis atau sesuatu yg disebut ‘kemanusiaan’? Yg jelas bhw mrka tdk lagi menyembah Tuhan yg menciptakan mrka.

Tdk terlibat LGBT tp percaya pd paranormal dan dukun ya sama saja, cuma bentuk dosanya saja yg berbeda. Gereja dan kita sbg org Kristen hrs tetap berdiri di atas kebenaran Firman Tuhan, bhw LGBT itu sebuah aktivitas dosa yg jahat di mata Tuhan, apa yg Tuhan larang dan tdk disukai, kita jg hrs mengikuti kebenaran Firman Tuhan yaitu menolak LGBT dan waspada agar itu tdk masuk dlm komunitas di mana kita berada.

Tp bgmna kalau ada di lingkungan kita yg ternyata pelaku LGBT? Kita hrs menjaga diri kita dr LGBT, hati-hati dlm bergaul, minimal doakan mrka agar bertobat. Bila kita menilai bhw ada dr antara mrka yg mulai menyadari kesalahannya dan menunjukkan niat utk bertobat, kita sebaiknya menuntun mrka mengalami perjumpaan dg Tuhan. Tuhan membenci dosa, tp mengasihi org berdosa yg ingin bertobat

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.