Pegang Erat-Erat

DI 13042016

Wahyu 2:19,25 NKJV
I know your works, love, service, faith, and your patience; and as for your works, the last are more than the first.
But hold fast what you have till I come.

Aku tahu pekerjaan-pekerjaanmu, kasih, pelayanan, iman dan kesabaranmu; dan sebagaimana pekerjaan-pekerjaanmu, yang terakhir itu lebih daripada yang pertama.
Tapi pegang erat-erat apa yang kamu miliki hingga Aku datang.

Kalau kita diminta memegang sesuatu erat-erat, itu supaya jgn jatuh, jgn dicuri, jgn terlepas dr tangan kita. Pesan Tuhan sblum Dia datang kembali adalah pegang erat-erat apa yg kita miliki.

Pertama adalah ‘pekerjaan’ kita dlm Tuhan. Dlm dunia kita diberi gaji krna kita bekerja, maka di dlm Tuhan, kita jg sbnarnya ‘bekerja’ pd Tuhan dan diberi ‘gaji/upah’. Kita bekerja sbg ‘penuai akhir zaman’ artinya kita menjangkau jiwa bagi Tuhan lewat apa yg kita kerjakan.

Kedua adalah kasih, di akhir zaman kasih akan menjd dingin, Tuhan ingin kasih yg kita miliki tdk ‘membeku’, hanya mengasihi diri sndri tapi tdk mengasihi sesama. Terlihat religius namun didapati munafik.

Ketiga adalah pelayanan, apa yg bs kita lakukan utk Tuhan itulah sebuah pelayanan kita utk Tuhan. Menyenangkan hati Tuhan dengan pelayanan kita, itu yg ingin Tuhan dapati saat Dia dtg kembali.

Keempat adalah iman, percaya dan hidup bagi Tuhan. Goncangan bs meruntuhkan iman, tetap teguh dan bergantung sepenuhnya pd Tuhan. Jgn tukar keselamatan kita dg hal yg fana.

Kelima adalah kesabaran, menantikan waktu kedatangan Tuhan Yesus kembali dg sukacita, tdk meremehkan nubuatan dan pesan Tuhan lewat hamba-hamba-Nya. Tetap bersemangat dan fokus pd Tuhan.

Kelima hal ini hrs kita miliki dlm hidup kita, jgn sampai hilang dr hidup kita. Tuhan ingin saat Dia dtg kita didapati berkenan dan terus mengerjakan keselamatan yg Dia telah anugerahkan bagi setiap kita. Jgn sampai kita hidup hanya utk diri sndri, tdk perduli dg sesama, miliki iman, kasih dan kesabaran

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.