Jangan Pura-Pura

DI 13052016

Roma 12:9 KJV
Let love be without dissimulation. Abhor that which is evil; cleave to that which is good.

Biarlah kasih menjadi tanpa penipuan. Bencilah apa yang jahat; peganglah baik-baik apa yang baik.

Mgkin di antara kita punya pengalaman pahit dlm hal ditipu org, apalg ditipu oleh org yg kita kasihi dan kita tdk pernah berpikir bhw dia akan menyakiti dan menipu kita. Realita kehidupan penuh dg hal-hal tak terduga.

Ayat ini mengingatkan kita agar dlm hal mengasihi sesama, jgn pernah ada niat jahat yg tersembunyi utk memperdaya org lain. Di depan pacar atau pasangan hidup bilangnya hanya mencintai dia seorg, namun kenyataannya punya selingkuhan. Kalau ada maunya pasti terlihat bermulut manis, bicaranya sopan, bgtu ditolak permintaannya berubah menghujat dan mengata-ngatai dg perkataan kotor.

Bencilah apa yg jahat, jijiklah terhadap semua yg jahat. Jgn kompromi dg segala jenis akar kejahatan. Kalau ada niat jahat, mengasihi seseorg menjd hanya sebuah sandiwara belaka, jgn menjd org munafik, terlihat mengasihi padahal sdg menjalankan penipuan dan niat jahat.

Peganglah apa yg baik, kalau kita melepas apa yg kita pegang maka tangan kita bs memegang sesuatu yg lain. Org yg baik bs melakukan yg jahat krna terdesak oleh keadaan, tergoda imannya oleh tawaran yg menggiurkan, krna salah pergaulan, dsbnya. Peganglah apa yg baik shga kita tdk memasukkan hal yg jahat dlm hati dan pikiran kita. Yang kita ucapkan biarlah sungguh-sungguh merupakan ungkapan isi hati dan pikiran kita, jgn iri dg hidup org lain, merasa puaslah dg apa yg Tuhan berikan pada kita. Jgn menginginkan milik org lain, jgn menjatuhkan nama baik seseorg. Tunjukkanlah kasih dlm semua hal yg baik, membangun dan menghibur.

Jgn terlalu menaruh kepercayaan berlebihan terhadap seseorg, manusia bs berubah kapan saja, jgn heran jika suatu saat ternyata kita tdk dikasihi spt yg kita pikirkan, jgn menaruh harapan pada manusia. Bagian kita adalah tulus mengasihi.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.