Bahaya Ketidaktaatan

DI 09062016

Efesus 2:2 NKJV
in which you once walked according to the course of this world, according to the prince of the power of the air, the spirit who now works in the sons of disobedience,

yang mana di dalamnya kamu sekali berjalan menurut ajaran dunia ini, menurut pangeran penguasa udara, roh yang sekarang bekerja di dalam diri anak-anak pembangkang

Pembangkangan atau ketidaktaatan jgn hanya dilihat oleh ‘sebelah mata’ saja, maksudnya jgn dilihat hanya dr sisi psikologi atau karakter, ayat ini berkata bhw di dlm sebuah ketidaktaatan, ada roh penguasa udara yg bekerja dlm diri org yg tdk taat.

Ini bkn sebuah horor, tp jgn lupa bhw kita memiliki roh, jd ada ‘dunia roh’ yg real, dan bnyk org menganggap dunia roh itu hanya sekedar ‘alam gaib’, pdhal tingkah laku seseorg juga dipengaruhi oleh keadaan rohnya. Org yg hubungannya baik dg Tuhan biasanya sopan, mudah diajar dan diatur, tenang, dsbnya, ini krna rohnya terhubung dg Roh Tuhan.

Dg siapa roh kita terhubung, akan menentukan cara hidup kita. Org yg terhubung dg iblis atau roh jahat biasanya sulit mengendalikan emosi, selalu curiga, rakus, serakah, tdk taat aturan, tdk peduli org lain, dsbnya. Bukankah semua sifat jahat itu dimiliki dlm diri iblis? Berhubungan dg iblis maka sama saja membuka akses ‘transfer’ sifat buruk iblis masuk dlm diri seseorg.

Sebaliknya, jika terhubung dg Tuhan, maka kita semakin menjd serupa dg Tuhan, yg masuk dlm diri kita bkn ‘transferan’ yg jelek, tp yg bagus dan baik. Menjd bijak, sopan, pandai membw diri, tdk berniat jahat, rela berkorban dan memberi, tdk dendam, mudah mengampuni, dsbnya.

Kalau kita temukan org-org yg memang sifatnya buruk dan tdk mau taat aturan dan didikan, bawalah mrka mendekat pd Tuhan. Memang butuh perjuangan dan kesabaran, tp hanya itu cara yg paling manjur spya mrka dilepaskan dr cengkeraman roh yg membuat mrka tdk taat dan membangkang. Dr sisi kejiwaan, kita lakukan pendekatan dan didikan

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.