DI 27072016
Lukas 12:21 NKJV
So is he who lays up treasure for himself, and is not rich toward God.”
Demikianlah dia yang menyimpan harta untuk dirinya sendiri, dan tidak kaya terhadap Tuhan.
Kita mengenal istilah ‘pelit’ yaitu tdk mau berbagi, semua utk dinikmati dan dimiliki sndri, kalaupun memberi jumlahnya sdkit sekali.
Kaya itu memiliki dlm jumlah sangat banyak, miskin itu memiliki sedikit atau tdk sama sekali. Banyak org yg punya bnyk harta bisa berderma atau menyumbang uang dlm jumlah besar utk kegiatan sosial, kelihatannya sih baik dan kaya, tp tdk semua org kaya bisa memberi dlm jumlah banyak utk Tuhan, hartanya utk dinikmati sndri, kalaupun memberi utk Tuhan, jumlahnya sangat sedikit, di mata Tuhan, org kaya ini ‘miskin’ krna hanya org miskin yg memberi dlm jumlah sedikit.
“Emangnya kalo memberi utk Tuhan, uang kita begitu dipersembahkan lgsg dibawa Tuhan ke langit? Yang pakai kan manusia, para pengurus gereja.”
Tuhan tdk butuh harta kita, sekaya apapun kita, tdk bs dibandingkan dg bagian sedikit saja kepunyaan Tuhan. Dia beri kesempatan kita memberi lewat persembahan utk membuat gereja sbg ‘rumah Tuhan’ dlm keadaan cukup dan berlimpah. Bgmna nama Tuhan dipermuliakan kalau ‘rumah Tuhan’ dan para pelayan Tuhan ‘full time’ tdk terurus dan tercukupi kebutuhan-Nya? Sama spt anak org kaya, kalau pakai baju compang camping, kumal, bau, bknkah membuat malu orgtuanya yg kaya?
Bukankah kalau memberi persembahan, yg kita beri itu sdh berpindah hak kepemilikan? Bkn uang kita lagi, tp milik Tuhan. Tuhan sdh membuat aturan dan pola pakai sedemikian rupa utk mengelola persembahan kita, mau diapakan oleh gereja, itu sdh di luar hak kita utk menentukan utk apa uang itu dipakai, krna itu sdh milik Tuhan. Kalau kita masih merasa uang yg kita persembahkan utk Tuhan itu tetap milik kita, itu salah.
Memang realitanya ada bbrpa kasus penyimpangan penggunaan uang persembahan di gereja, tp ingat, itu urusan Tuhan dg org tsb