DI 16072016
Kisah Para Rasul 10:36
- Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.
Ke-Kristenan selalu dipertanyakan oleh para penganut kepercayaan lain: apakah Yesus itu Tuhan? Mana ayatnya Yesus berkata bhw kita hrs menyembah Dia? Mengapa Dia menyebut Bapa sbg Tuhan-Nya?
Tentu ini jd hal yg justru para pengikut Kristus hrs bs memahami spya tdk membingungkan bagi kalangan pemercaya. Jika kita tanyakan jg pd mereka, apa buktinya yg mereka sembah itu adalah Tuhan? Tentu dlm sudut pandang kita, selain Tuhan, yg lain adalah berhala. Menilai Yesus menggunakan kitab suci keyakinan yg lain jelas keliru. Setiap keyakinan punya ‘tuhan’nya masing-masing, mnrut penganut yg berbeda jelas hanya yg mrka sembah itulah ‘tuhan’.
Apakah Tuhan kita ada 3? Tuhan kita itu 1 adanya, yg bs terlihat oleh mata itulah Yesus Kristus, Tuhan yg memang mengambil rupa sbg manusia, manusia itulah hamba di mata Tuhan. Spt malaikat bs mengambil rupa sbg manusia, apalg Tuhan Yang Mahakuasa.
Bisakah manusia menentukan seorg pribadi itu Tuhan atau bkn? Bolehkah manusia menentukan seorg pribadi itu sbg tuhan? Ciptaan mengatur Pencipta? Tentunya ini jd dasar bgmna kita melihat Yesus sbg Tuhan, bkn krna Dia telah memenuhi standart yg manusia tetapkan, tp krna Dia memiliki ke-Tuhanan dlm diri-Nya.
Tuhan tdk menciptakan agama, tp menciptakan relasi antara Tuhan dg manusia, Dia menciptakan kedamaian bkn permusuhan, perdebatan ttg mana Tuhan yg benar dan bkn tdk dihasilkan melalui adu kitab suci, nanti ketika kita menghadap Pencipta, terbukti siapa Tuhan yg sebenarnya.
Sbg pengikut Kristus, tetap berdiri di atas iman Kristus, jgn goyah maupun dibuat bingung, Tuhan tdk dpt dihentikan oleh manusia ataupun kuasa apapun jg. Biarlah Tuhan sndri yg membuktikan diri-Nya dg segala kemahakuasaan yg dimiliki-Nya. Bagian kita bkn membela Tuhan