DI 28072016
Pengkhotbah 7:1 NKJV
A good name is better than precious ointment, And the day of death than the day of one’s birth;
- Sebuah nama baik itu lebih baik daripada balsam berharga, dan hari kematian daripada hari kelahiran seseorang.
Balsam adalah sejenis damar harum yang sangat mahal. Dipakai untuk memelihara kecantikan dan sebagai obat, juga untuk mempersiapkan jenazah orang untuk penguburan. Jd balsam berguna semenjak seseorg itu hidup hingga org itu meninggal. Dlm ayat ini nama baik seseorg diperbandingkan dg balsam berharga.
Akhir hidup seseorg itu menentukan pendapat akhir ttg nama baiknya. Misalkan saja seorg penjahat sadis semasa blm bertobat tentu nama baiknya rusak, dihujat bnyk org, tp ketika dia bertobat dan menjd org yg baik hingga dia meninggal, nama baiknya terselamatkan, org akan mengingatnya sbg mantan penjahat yg menjd org baik. Sebaliknya, seorg pemuka agama yg awalnya dihormati dan dikagumi, ternyata terlibat kriminalitas, dan kemudian meninggal, nama baiknya rusak dan org seterusnya mengingatnya sbg mantan pemuka agama pelaku kejahatan.
Tentu setiap dr kita ingin tetap memiliki nama baik yg ‘harum’, spt harumnya balsam yg tercium sampai radius jarak tertentu. Tdk mudah menjaga nama baik tetap ‘harum’, org di sekitar kita trs menerus memantau kehidupan kita, apa yg kita buat, katakan, sikapi dan putuskan. Apalg sbg pengikut Kristus, kita ‘dibebankan’ utk jg menjaga nama Tuhan tdk dihujat org, di tengah komunitas yg masih menilai org berdasarkan agama yg dianutnya, tentu kita hrs teliti dan hati-hati dlm bersikap. Salah sedikit saja langsung nama Tuhan kita dihujat. Walaupun sbnarnya setiap umat dr agama apapun ada yg baik dan ada yg jahat jg.
Bijaksanalah dlm hidup bersama dg sesama kita, baik dlm lingkungan tempat tinggal kita, tempat kerja, gereja, dan di manapun jg. Satu sisi kita punya privacy dan hak melakukan apa yg kita mau, di sisi lain ada kepentingan umum yg hrs kita pertimbangkan.