DI 02082016
2 Raja-raja 6:15, 17
Ketika pelayan abdi Tuhan bangun pagi-pagi dan pergi ke luar, maka tampaklah suatu tentara dengan kuda dan kereta ada di sekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya: “Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?”
- Lalu berdoalah Elisa: “Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.
Umumnya manusia hanya melihat yg kelihatan oleh mata jasmani, namun pd kenyataannya ada dimensi dunia roh yg berjalan beriringan, Tuhan mengizinkan bbrpa org melihatnya dg mata jasmaninya.
Bgmna dg dunia roh? Manusia adalah roh yg memiliki jiwa dan tinggal dlm tubuh. Jd manusia yg hidup di dunia tinggal dlm 3 dimensi dunia yaitu dunia roh, dunia fiksi dlm jiwa, dan dunia nyata (bumi). Dunia roh bkn dunia gaib, tp bcra ttg suatu dimensi di mana Tuhan dg kita dpt berinteraksi dan terhubung satu sama lain. Saat berdoa dan menyembah Tuhan, roh kita terhubung dg Roh Tuhan, kita bs menerima apapun dr surga: pengalaman rohani spt kunjungan ke surga, pewahyuan dan penglihatan, dsbnya.
Sedangkan dunia fiksi itu bcra ttg dunia pikiran, di mana otak, perasaan dan kata batin/hati yg terdalam saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Di sinilah pertimbangan, ide, khayalan, suasana perasaan, muncul dan menghasilkan sebuah pemikiran atau sebuah keputusan. Hebatnya cerita sebuah film fiksi mgkin bs menggambarkan hasil dr dunia fiksi dlm jiwa manusia.
Ketiga dimensi dunia ini saling mempengaruhi, itulah sebabnya kita bnyk temui org yg punya kekosongan dlm hidupnya krna ‘dunia roh’nya tdk baik, hubungan dg Tuhannya minim bahkan tdk ada sama sekali. Org yg sakit jiwa berarti ‘dunia fiksi’nya terganggu, otaknya terganggu, perasaannya tdk normal. Dunia nyata memungkinkan kita berinteraksi dg sesama manusia scra fisik/tubuh, ketiganya hrs ‘sehat’ dan seimbang