Dosa Manipulasi 

DI 01082016 
2 Raja-raja 5:22 

  • Jawabnya: “Selamat! Tuanku Elisa menyuruh aku mengatakan: Baru saja datang kepadaku dua orang muda dari pegunungan Efraim dari antara rombongan nabi. Baiklah berikan kepada mereka setalenta perak dan dua potong pakaian.” 

Naaman sembuh dr sakit kusta atas petunjuk Tuhan melalui nabi Elisa, dan Elisa menolak persembahan yg ingin Naaman berikan, namun Gehazi, pelayan Elisa berpikir lain. Dg mengatas namakan tuannya, dia membohongi Naaman demi mendapatkan bbrpa pemberian dr Naaman. 
Serakah akan uang dan harta bs menggerakkan seseorg utk melakukan berbagai jenis dosa, korupsi, laporan anggaran palsu, pencurian hingga cara yg terselubung spt ‘money loundrying’ atau pencucian uang utk menghilangkan jejak asal usul uang yg diperoleh dg cara tdk benar. Setelah niat timbul, mulailah dipikir bgmna cara mendptkannya, tak perduli org lain dirugikan bahkan dijadikan ‘kambing hitam’, yg penting semua bs dimiliki. Tak jarang nama seseorg digunakan spya bs menyakinkan pihak-pihak yg jd sasaran penipuan. 
Akal diberikan Tuhan bkn utk memanipulasi yg sifatnya negatif dan merugikan org lain, krna ada jg manipulasi yg tujuannya positif. Keinginan utk berbuat dosa dan semua yg jahat bs timbul kpn saja, apakah seseorg bs ‘melumpuhkan’ keinginan berbuat dosa atau tdk bs, ini yg menentukan apakah keinginan itu menjd perbuatan dosa atau tdk. Penguasaan diri dan ketaatan terhadap pemimpin di atas kita menjd faktor yg ikut menentukannya. Spt ikan yg hidup bs melawan arus, tp ikan yg mati akan terbawa oleh aliran arus, bgtu jg perlawanan kita terhadap keinginan yg negatif. Mengatas namakan pihak lain demi sebuah niat jahat sangatlah keji, akibatnya rusaklah kepercayaan yg semula ada, dan blm tentu ada kesempatan kedua, ketiga, dstnya. 
Gunakan otak kita utk memikirkan sesuatu yg berdampak positif, bkn yg berdampak negatif, jgn bergaul dg org yg hidupnya tdk berdasar pd kebenaran Firman Tuhan, kita bs ‘tertular’ buruknya 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.