Perintah Mengasihi

DI 03092016 
Yohanes 15:17 NKJV 

These things I command you, that you love one another. 

  • Hal-hal ini Aku perintahkan kalian, supaya kamu mengasihi satu dengan lain. 

Kalau kita mencoba memahami, mengapa mengasihi hrs diperintahkan oleh Tuhan? Bknkah kasih itu timbul ketika kita berinteraksi dg org lain? 
Satu hal yg saya pahami adalah bhw ada saat-saat tertentu kita bs ‘stop’ atau berhenti mengasihi. Misalkan saat seseorg melukai hati kita, membuat kita marah, berbuat yg jahat terhadap kita, dsbnya. Sbg manusia biasa tentu kita bs saja tdk mengasihi lagi ketika mengalami keadaan spt itu, namun sbg pengikut Kristus kita hrs tetap mengasihi. 
Bbrpa waktu lalu saya sempat dtg ke sebuah rumah rehabilitasi org yg mengalami gangguan jiwa, menurut pengurusnya, sbnarnya ada org yg sdh ‘sembuh’, ketika pulang mrka ditolak oleh keluarganya, akhirnya mrka memilih membantu pengurus panti merawat teman-teman mrka yg masih ‘sakit’. Ini gambaran ttg betapa kasih dibutuhkan saat seseorg dipulihkan, penerimaan diri dan kembali dikasihi. 
Org terdekat kita berpotensi besar berbuat sesuatu yg tdk baik terhadap kita, pdhal mrka org yg kita kasihi. Anggaplah mrka sdg ‘khilaf’ atau tdk sadar dimanfaatkan iblis saat menyakiti kita, tetaplah mengasihi mrka, spya saat mereka sadar dan bertobat, mrka tetap menjd org terdekat kita, krna kita tetap mengasihi mrka dan menerima mrka kembali apa adanya. Tdk ada manusia yg sempurna di dunia ini, kasih manusiapun berarti tdk sempurna jg. Ini yg hrs kita pahami, bersiap jika suatu saat kita diperlakukan krg menyenangkan. 
Dlm Kristus, mengasihi bkn sebuah pilihan, tp sebuah perintah. Kejahatan dibalas dg kebaikan, mengasihi dlm setiap situasi, kitapun mgkin pernah menyakiti org lain lewat perkataan dan perbuatan kita. Hidup dlm kebersamaan memang ada ketersinggungan satu sama lain, tp jgn sampai saling menyakiti dan saling membalas, yg mendpt keuntungan dr situasi ini adalah iblis, dia senang sekali

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.