Mengasihi Saudara

DI 08092016 
1 Yohanes 2:10 KJV 

He that loveth his brother abideth in the light, and there is none occasion of stumbling in him. 

  • Dia yang mengasihi saudaranya, tinggal di dalam terang, dan tidak ada satupun kesempatan tersandung di dalam dia. 

Apa pengertian ‘saudara’ dlm ayat ini? Tentu bkn sebatas org yg memiliki persaudaraan/kekerabatan hubungan darah dg kita, spt keluarga, sepupu, ipar, dsbnya. Pengertian saudara dlm ayat ini jg bermakna saudara di dlm Tuhan yaitu sesama umat Tuhan, lebih mudahnya kita sebut saja org-org percaya atau org Kristen. 
Tanpa sadar bnyk org Kristen yg terjebak dlm pola pemikiran yg ‘aneh’, misalkan saja jika si A dr gereja B suatu saat berkenalan dg si C dr gereja D. Padahal sama-sama umat Tuhan, masih ada saja org-org yg memperlakukan org berdasarkan asal gerejanya. Apalagi jika ada ‘isu’ atau omongan ttg sebuah gereja, langsung di’cap’ kelakuan jemaatnya pasti serupa dg kelakuan gembala gerejanya, krna mengikuti doktrin si gembala. Rasanya aneh, org Kristen yg memandang org dr gereja yg berbeda dgn dia spt memandang org bkn Kristen, ditambah lg dulu pernah ‘satu gereja’. 
Dari gereja manapun, kita semua yg percaya dan diselamatkan oleh Kristus adalah ‘satu tubuh’. Berhenti menilai org yg berbeda gereja dg kita, kasihilah satu dg lainnya. 
Dlm sisi lain, arti ‘saudara’ jg berarti sebangsa, bangsa Israel terdiri dr 12 suku, satu keturunan dr Abraham, Ishak dan Yakub. Dlm budaya Israel persaudaraan itu sangat tinggi nilainya, meminjam istilah ‘senasib dan sepenanggungan’, sama-sama susah dan bahagia. Jgn membenci sdr sebangsa kita walaupun bnyk terdpt perbedaan. Kita yg hidup dlm terang Tuhan tdk menyimpan dendam, tdk punya niat jahat, intinya pny kesaksian hidup yg baik. Org yg berusaha memfitnah kita akan gagal jika kita lakukan yg benar dg tulus. Kita tdk akan bisa ‘tersandung’ oleh hal-hal jahat yg dirancangkan oleh mrka. Memang kita tdk sempurna, tetapi kasih menampukan kita hidup benar

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.