Doa Iman 

DI 21092016 
Yakobus 5:15 NKJV 

And the prayer of faith will save the sick, and the Lord will raise him up. And if he has committed sins, he will be forgiven. 
Dan doa iman akan menyelamatkan yang sakit, dan Tuhan akan membangkitkan dia. Dan jika dia berbuat dosa-dosa, dia akan diampuni.  
Doa dan iman sering dibuat berbeda, tp dlm ayat ini ada yg disebut ‘prayer of faith’ atau ‘doa iman’, doa yg timbul karena iman seseorg aktif. Ada jg org yg berdoa tp imannya sdh lemah, ini hal yg berbeda. 
Sebagian org merasa ‘bosan’ saat konseling dg hamba Tuhan atau curhat dg teman rohani, selalu dianjurkan utk berdoa. “Saya sdh berdoa, tp Tuhan tdk jawab saya, disuruh berdoa lagi, apa masih ada gunanya?” Masalahnya adalah doa yg kita naikkan pd Tuhan itu apakah ‘doa umum’ atau ‘doa iman’? Bedanya terletak pd kondisi iman seseorg, apakah imannya aktif, kuat dan teguh, atau sebaliknya, imannya lemah, dikuasai kekuatiran dan tdk percaya pd Firman Tuhan. 
Jd doa iman itu adalah iman yg dimanifestasikan lewat perkataan doa. Hampir mirip dg ‘deklarasi’ yaitu memperkatakan Firman Tuhan, tp doa iman itu memperkatakan pd Tuhan apa yg kita imani dan percaya. Jd isinya bkn lagi permintaan atau curhatan isi hati, tapi pengakuan iman melalui doa. Ayat ini mencatat bhw efek doa iman ini sangat dahsyat. 
Efek pertama adalah menyelamatkan org yg sakit. Lho, knp bukan menyembuhkan? Ada penyakit yg disebabkan oleh dosa dan iblis, kalau dosanya blm diampuni, tetap tdk bs sembuh. Mau sembuh berarti hrs dibereskan dulu dosanya, dikalahkan dulu iblisnya, itulah makna diselamatkan. Kesembuhan itu ‘bonusnya’. Selanjutnya Tuhan membangkitkannya, artinya dipulihkan, spt bangunan yg sdh runtuh kemudian dibangun ulang hingga selesai. 
Efek kedua adalah diampuni dosanya. Org yg berdosa, kemudian bertobat, berarti kembali beriman pd Tuhan. Ketika imannya aktif dan dinyatakan lewat doa, doa iman inilah yg mendtgkan pengampunan atas dosa-dosanya oleh Tuhan 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.