DI 30092016
Yakobus 3:13 KJV
Who is a wise man and endued with knowledge among you? let him shew out of a good conversation his works with meekness of wisdom.
- Siapa yang adalah seorang bijaksana dan diperlengkapi dengan pengetahuan di antara kalian? Biarlah dia menunjukkan sebuah percakapan yang baik perbuatan-perbuatannya dengan kelembutan hati hikmat.
Berhikmat itu beda dengan berpengetahuan, org pintar blm tentu berhikmat. Pengetahuan terhubung dg akal dan logika manusia, tetapi hikmat tdk hanya sampai di pikiran, tp masuk sampai ke dlm hati.
Dlm ayat ini kita temukan bhw hikmat memiliki sebuah sisi yg disebut ‘kelembutan hati’. Hati yg lembut bermakna hati yg mudah Tuhan sentuh, artinya mudah diajar, mau taat, sabar, mudah memahami maksud Tuhan. Kelembutan hati terlihat dr cara seseorg berkata-kata. Kalau ditegur tdk tersinggung atau marah, kalau difitnah tdk emosional, disuruh Tuhan lakukan sesuatu, mudah taat, dsbnya. Hikmat bkn utk adu ilmu pengetahuan atau pemahaman agama, tp hikmat utk mengatur bgmna kita bs hidup maksimal dan berkenan di hadapan Tuhan.
Bgmna tahu seseorg itu berhikmat dan bijaksana? Ukurannya bkn IQ nya, tp bgmna cara seseorg itu menjalani kehidupannya, cara hidupnya baik atau buruk. Pengetahuan itu melengkapi hikmat, ketika keduanya digunakan dlm kehidupan sehari-hari, maka perbuatan org itu akan selalu dikerjakan dg tuntas dan hasilnya memuaskan. Menjd rohani bkn berarti otaknya tdk usah dipakai, itu bodoh. Menjd rohani justru hrs memiliki bnyk pengetahuan, namun tetap bersandar pd Tuhan. Tdk cukup menjd pintar, tp jg hrs jd org bijaksana krna memiliki hikmat.
Spt iman tanpa perbuatan adalah mati, maka org bijaksana bs terlihat melalui perbuatannya yg tdk gegabah, bisa mengetahui mana yg benar dan salah, bisa menyelesaikan masalah dg cara yg tepat. Org bijaksana bs menghindari jebakan yg ada di depannya, tdk jatuh dlm kebodohan yg sama, bs menolong org yg mengalami masalah yg rumit