Mewujudkan Rencana

DI 01102016 
Amsal 16:9 NKJV 

A man’s heart plans his way, But the Lord directs his steps. 

  • Hati seseorang merencanakan jalannya, tapi Tuhan mengarahkan langkah-langkahnya. 

Kita pasti pernah mengalami apa yg kita rencanakan ternyata mengalami perubahan, tp hasilnya ternyata melampaui perkiraan atau target kita. Ini disebabkan krna inisiatif Tuhan mengarahkan langkah kita. 
Kata ‘direct’ mengingatkan pd kata ‘director’ yg artinya sutradara. Skenario yg sdh ada diwujudkan dlm akting para pemainnya, dan sutradaralah yg mengarahkan bgmna para pemain berakting maksimal shga apa yg ada di dlm skenario menjd visual yg hidup dan bernilai seni tinggi. 
Meminjam istilah ‘dunia ini panggung sandiwara’, langkah hidup kita yg ada di dlm Tuhan, mendpt arahan atau petunjuk dr Tuhan. Apa yg hrs kita buat, apa yg hrs jd keputusan kita, apa yg perlu kita siapkan, mendpt arahan dr Tuhan. Lewat apa? Lewat Firman Tuhan yg kita baca dan dengar, lewat suara Tuhan dlm doa kita, jg melalui pendampingan org-org yg ada di sekitar kita yg memang Tuhan tempatkan utk menolong kita mewujudkan apa yg kita rencanakan. 
Ada saatnya kita hrs melangkah jauh, melakukan hal yg besar, ada saatnya kita melangkah sedikit, melakukan hal yg detail, ada saatnya mempercepat langkah, sebaliknya ada saatnya memperlambat langkah. Masalahnya apakah kita mau taat atau tdk? Merasa sdh hebat, tdk perlu masukan dr Tuhan, pokoknya Tuhan hanya perlu setuju saja dg rencana yg kita buat. Hal-hal spt ini yg seringkali membuat rencana kita gagal, akibat kesombongan dan terlalu percaya diri. 
Tuhan tdk ingin kita mengalami kegagalan, Dia ingin kita sukses, tp kita hrs bersama Tuhan sbg sebuah ‘team’ solid yg saling mempercayai. Kita bs taat kalau kita percaya pd Tuhan. Kecenderungan manusiawi kita adalah bertindak berdasarkan ‘insting’ dan logika, tp sbg manusia rohani, kita libatkan Tuhan dlm perencanaan yg kita buat, tak ada kesuksesan yg hanya dilakukan seorg diri 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.