DI 07102016
Yohanes 9:3 KJV
Jesus answered, Neither hath this man sinned, nor his parents: but that the works of God should be made manifest in him.
- Yesus menjawab: “Juga tidak orang ini telah berdosa, maupun orangtuanya: tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Tuhan dapat dimanifestasikan di dalam dia.”
Kalau bukan karena dosa orgtuanya, adilkah seseorg dilahirkan dlm keadaan buta? Org buta dlm kisah ini mengalaminya, buta sejak lahir tp ternyata bkn krna dosa dia maupun orgtuanya. Cacat seringkali dikaitkan dg kutuk akibat dosa.
Jwban Yesus rasanya tdk adil bagi org buta ini, dia diciptakan lalu dilahirkan dlm keadaan buta spya pd waktu-Nya Tuhan, Yesus melakukan mujizat kesembuhan atas kebutaannya. Entah brpa usia org ini, tdk disebutkan, tp tercatat dia sdh dewasa, sdh di atas 12 tahun, misalkan saja dia berusia 20 thn, selama 20 thn matanya buta, tdk bebas bergerak, mgkin dituduh org sbg org yg kena kutuk. 20 thn hidup sia-sia dan itu ‘sengaja’ Tuhan buat dia mengalaminya.
Tdk semua keadaan buruk yg kita alami itu disebabkan oleh dosa, dlm kasus tertentu itu atas seizin dan direncanakan Tuhan. Introspeksi diri memang wajib, tp ketika kita tdk menemukan kesalahan pd diri kita, maka persis spt org buta ini, yg terjd adalah spya Tuhan mengerjakan pekerjaan-Nya dlm hidup kita. Ini yg dimaksud dg penderitaan utk kemuliaan Tuhan. Tdk mudah memahami maksud Tuhan dlm situasi spt itu, bs timbul kekecewaan dan meninggalkan Tuhan, namun Tuhan pasti bertindak tepat pd waktu-Nya.
Mgkin sulit menerima pemahanan bhw Tuhan ‘sengaja’ dlm bbrpa situasi kehidupan, tp bkn sengaja yg tanpa perencanaan yg berakhir dg kemuliaan Tuhan dinyatakan. Awalnya menderita tp ujungnya diberi kesempatan melihat dan mengalami kuasa Tuhan scra langsung. Tetaplah beriman pd Tuhan, sekalipun yg kita alami adalah sengsara dan masa sukar, jika semuanya itu ‘skenarionya’ Tuhan, jgn takut, ada penyertaan Tuhan dan mujizat-Nya disediakan bagi kita