Bawa Pada Tuhan

DI 08102016 
Matius 14:18 

  • Yesus berkata: “Bawalah ke mari kepada-Ku.” 

Siapa yg menyangka bhw 5 roti dan 2 ikan bs membuat kenyang lebih dr 5000 org? Bkn krna roti dan ikannya, tp siapa yg menginginkannya sbg obyek mujizat. Tuhan yg meminta 5 roti dan 2 ikan itu dibawa kepada-Nya lalu kemudian terjd mujizat pelipatgandaan. 
Di tangan si anak kecil maupun para murid Tuhan Yesus, 5 roti dan 2 ikan tdk akan pernah berubah menjd berlipat ganda jumlahnya. Masalah jika kita trs pikirkan tetap menjd sebuah masalah, tp ketika kita membawanya ke hadapan Tuhan, Dia bertindak atas masalah kita. Bawa ke Tuhan, maka sesuatu yg ajaib terjd. 
Namun bnyk org yg sdg berhadapan dg masalah, justru menjauh dr Tuhan, ada yg meminta bantuan manusia lain, ada yg pakai cara okultisme, dsbnya. Kelihatannya selesai masalahnya, namun masalah yg baru mulai timbul. iblis tdk pernah mengambil lebih sedikit drpd yg dia berikan pd seseorg. iblis merusak hidup mrka, masalah demi masalah mulai muncul. 
Datang pd Tuhan dan bawalah apa yg ada pd kita kepada Tuhan, ingat itu terjd dlm sekejap, ada waktu yg dibutuhkan utk sebuah solusi diberikan. Kelihatannya mustahil, tp itu bkn masalah bagi Tuhan. Sabar menunggu solusi dr Tuhan, tetap percaya dan mendekat pd Tuhan. Keadaan mgkin menekan kita, tp jgn sampai dikuasai oleh kekuatiran dan ketakutan, jgn biarkan iman kita ‘lumpuh’, percayakan semuanya pd Tuhan dan biarkan Dia bertindak sesuai cara-Nya yg ajaib. Tak perlu coba tebak-tebak apa yg akan Tuhan kerjakan, cukup lihat dan saksikan dan mengucap syukur. Jaga iman kita tetap teguh dlm Tuhan. 
Si iblis ingin kita menjauh dr Tuhan, dipenuhi stress, kecewa dg Tuhan dan akhirnya tdk lg percaya pd Tuhan. Jgn sampai termakan strategi si iblis, makin berat masalah dan tekanan justru hrs semakin dekat dg Tuhan. Hrs makin bnyk mengucap syukur, memperkatakan apa yg baik, tdk bimbang, tetap bersukacita dlm setiap keadaan. Kita ditentukan utk menang atas masalah kita

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.