Dikumpulkan Tuhan

DI 24102016 
Matius 18:20 NKJV 

For where two or three are gathered together in My name, I am there in the midst of them.” 

  • Karena di mana 2 atau 3 dikumpulkan bersama di dalam nama-Ku, Aku di sana di tengah mereka. 

Membaca ayat ini dlm terjemahan lainnya tentu membuat kita bingung, krna sdh diberi pengertian dr dulu bhw 2 atau 3 org berkumpul di dlm nama Tuhan Yesus, Dia ada di tengah mrka. Pdhal arti dr ‘berkumpul’ dan ‘dikumpulkan’ itu beda. Berkumpul bs krna inisiatif sndri, tp dikumpulkan itu krna inisiatif org lain demi sebuah kepentingan. 
Kalau 2 atau 3 org dikumpulkan bersama, pasti ada sesuatu yg penting utk dibahas hingga diambil sebuah keputusan. Kalau Tuhan yg mengumpulkan, berarti ada sesuatu yg penting yg ingin Tuhan kerjakan bersama org-org yg Dia pilih dan dikumpulkan, sesuatu yg tdk bs dikerjakan sndrian, atau sesuatu yg diperlukan saksi sbg syarat sebuah hal itu sah menurut hukum. 
Mengapa dipakai kata ‘2 atau 3 org’? 2 org menggambarkan kesehatian, sepakat, sdgkan 3 org menggambarkan kerja team dan hubungan yg kudus, spt suami-istri dg Tuhan, yg saling terikat oleh perjanjian satu sama lainnya. 2 org sehati dan sepakat, Tuhan ada di tengah mrka, 3 org bekerja scra team dlm sebuah hubungan yg kudus, Tuhan ada di antara mrka. 
Jd ingat, Tuhan yg mengumpulkan, artinya Tuhan yg memilih. Artinya mgkin saja 2 atau 3 org ini ada rasa kurang ‘sreg’ satu sama lain, misalkan saja seorg wanita berdoa minta pasangan hidup dr Tuhan, ternyata diberi Tuhan seorg pria yg bukan kriterianya, mau diterima atau ditolak? Kalau Tuhan yg menyatukan, Dia hadir dlm hubungan pernikahan. Dlm contoh lain, dlm bekerja, dlm sebuah tugas kantor, kita ditugaskan bersama dg rekan kerja yg tdk kita sukai, selama ini adalah inisiatif Tuhan, maka ada penyertaan Tuhan ketika mulai bekerja scra team. 
Kalau Tuhan hadir dlm sebuah hubungan jenis apapun, maka ada jaminan bhw yg Dia rencanakan pasti bs terwujud, semua halangan bs diatasi 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.