Posisi Hukum Taurat

DI 12112016 
Galatia 5:4 NKJV 

You have become estranged from Christ, you who attempt to be justified by law; you have fallen from grace, 

  • Kamu telah menjadi terasing dari Kristus, kamu yang mencoba untuk dibenarkan oleh hukum (Taurat); kamu telah gugur dari anugerah 

Bnyk org yg percaya Kristus tp tdk mengerti dan paham bgmna hidup sbg org yg percaya, sbg org Kristen. 
Apakah org Kristen hrs taat pd hukum Taurat? Ini pertanyaan ‘jebakan’, bila dijwb ‘tidak’ maka kita berarti tdk usah menghormati orgtua lagi, boleh mencuri, berzinah, dsbnya. Jika dijwb ‘iya’, mengapa tdk seluruh isi hukum Taurat ditaati: hrs sunat, ke rumah ibadah tdk usah tiap minggu, dsbnya. Jd apa sbnarnya posisi hukum Taurat bagi org Kristen? 
Scra garis besar, ada 2 golongan besar org Kristen yaitu : org Yahudi/Israel yg percaya Kristus dan org non Yahudi yg percaya Kristus (Gentile). Bagi org Kristen yg ‘Yahudi’, mrka masih terikat dg hukum Taurat scra jasmaniah, krna mrka keturunan Abraham scra jasmani, tp mrka jg mempraktekkan ajaran Kristus. Bagi ‘Gentile’ tdk ada keharusan mentaati hukum Taurat, namun diberi peringatan bhw kalau mrka mau mentaati hukum Taurat scra utuh, maka Kristus tdk lg berfungsi dlm hidup mrka (Galatia 5:3), scra singkatnya, mrka bkn lg Kristen, tp menjd Yudaism, penganut agama Yahudi. 
Sbnarnya hukum Taurat dibuat Tuhan sbg pedoman hidup bagi org Israel setelah mrka bebas dr penjajahan Mesir slma 400 tahun, dipimpin Musa keluar dr Mesir. Hukum Taurat dibuat Tuhan spya org Israel tdk lg hidup mnrut hukum yg berlaku sewaktu mrka ada di Mesir, punya gaya hidup sndri. Dlm sejarah Perjanjian Lama, hukum Taurat hanya berlaku di bangsa Israel saja, bangsa-bangsa lain punya hukum masing-masing. 
Org Kristen tdk hidup menurut hukum Taurat, tp ada bbrpa bagian dr hukum Taurat yg baik utk dijadikan pedoman hidup, misalkan menghormati orgtua, jgn mencuri, dsbnya. Dr hukum Taurat kita bljar bgmna Tuhan mengatur hidup yg baik

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.