Pencobaan atau Godaan?

DI 13122016 
Yakobus 1:13-14 

Let no one say when he is tempted, “I am tempted by God”; for God cannot be tempted by evil, nor does He Himself tempt anyone.

But each one is tempted when he is drawn away by his own desires and enticed. 
Biarlah tak ada seorangpun berkata ketika dia digoda: “Aku digoda oleh Tuhan”; karena Tuhan tidak dapat digoda oleh si jahat, juga tidak diri-Nya sendiri menggoda siapapun. 

  • Tapi setiap orang digoda ketika dia diseret oleh hasratnya sendiri dan tertarik. 

Terjemahan yg kurang tepat mengakibatkan kurang mengerti maksud ayat ini. Bkn pencobaan, tp godaan. Seringkali org menyamakan pencobaan dg ujian dr Tuhan, pdhal yg sdg dialami itu bkn ujian dr Tuhan, tp godaan yg berasal dr hasrat manusiawi seseorg. 
Godaan itu sumbernya bkn dr Tuhan, ayat ini berkata bhw sumber godaan itu adalah hasrat kuat/keinginan dirinya sndri. Darimana hasrat ini timbul? Dari kedagingan manusia, pikiran, hawa nafsu, dsbnya. Selain itu, sumber godaan jg berasal dr iblis. Jd jelas bhw godaan itu sifatnya negatif, krna bkn berasal dr Tuhan. 
Bacalah 1 Korintus 10:13 dg pengertian yg benar, itu bkn ttg melewati ujian dr Tuhan, tp bgmna menang atas godaan yg memang dialami oleh semua manusia di bumi ini. 
Lalu mengapa akhirnya kita tergoda? Krna kita terseret dan terpikat oleh hasrat kita. Si iblis hanya memancing hasrat negatif kita muncul, tp apakah kita terpikat atau tdk, itu pilihan kita. Kalau tdk ada penguasaan diri, pastilah kita tergoda dan jatuh. Menjauh dr Tuhan membuat iblis leluasa trs menggoda kita, di saat inilah kita cenderung mengikuti pikiran kita dibandingkan taat pd Tuhan. 
Tetaplah intim dg Tuhan, kita dijaga oleh perlindungan-Nya yg sempurna. Bnyk kerugian saat kita jatuh mengikuti godaan yg ada, bs saja harta, keharmonisan keluarga hingga nyawa bs hilang. Jgn bodoh mengikuti keinginan sesaat, tp berpikir matang sblum bertindak. Jgn terburu nafsu, nekad tanpa alasan, dan jgn salah bergaul 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.